Keputusan Musyawarah Nasional Ke II
IKAUT Tahun 2008
Nomor : 02/MUNAS II/IKAUT/2008
Tentang :
Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat
IKA UT Periode 2001-2005 dan 2006-2008
Menimbang : Bahwa untuk kelangsungan jalannya organisasi IKAUT, dipandang perlu diselenggarakan MUNAS Ke II IKAUT tahun 2008.
Mengingat : Telah terselenggaranya MUNAS Ke II IKAUT tahun 2008 pada tanggal 25 Agustus 2008.
Memutuskan:
Pertama : Menerima Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat IKAUT periode 2001-2005 dan 2006-2008.
Kedua : Memberikan Penghargaaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Pengurus Pusat IKAUT periode 2001-2005 dan 2006-2008 yang telah melaksanakan seluruh program kepengurusannya serta telah menghantarkan terlaksananya MUNAS KE II IKAUT tahun 2008.
Ketiga : Menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Pengurus Pusat IKAUT periode 2001-2005 dan 2006-2008 atas kerja keras serta partisipasinya dalam mempersiapkan MUNAS IKAUT tahun 2008.
Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
Pada Tanggal 25 Agustus 2008
MUNAS KE II IKAUT 2008
Pimpinan Sidang
ttd.
Drs. Darsana Setiawan,M.Si
Ketua (Ketua IKAUT Jakarta)
ttd.
Habibul Badawi,S.IP
Sekretaris (Sekretaris IKAUT Mataram)
ttd.
Drs. Tri Mei Riyadi
Anggota (Ketua IKAUT Banjarmasin)
Forum interaksi virtual antar alumni Unversitas Terbuka, tanpa batas tempat, ruang dan waktu dapat saling terhubung kapan saja, dimanapun berada. Dikelola Bidang Pengembangan Informasi Teknologi dan Komunikasi IKAUT. Kontak Pengurus melalui email : ikaut.alumni.ut@gmail.com atau melalui Face book : Kusuka Iptek
Rabu, 23 Desember 2020
PRODUK MUNAS II IKAUT 2008
Keputusan Musyawarah Nasional Ke II
IKAUT Tahun 2008
Nomor : 02/MUNAS II/IKAUT/2008
Tentang :
Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat
IKA UT Periode 2001-2005 dan 2006-2008
Menimbang : Bahwa untuk kelangsungan jalannya organisasi IKAUT, dipandang perlu diselenggarakan MUNAS Ke II IKAUT tahun 2008.
Mengingat : Telah terselenggaranya MUNAS Ke II IKAUT tahun 2008 pada tanggal 25 Agustus 2008.
Memutuskan:
Pertama : Menerima Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat IKAUT periode 2001-2005 dan 2006-2008.
Kedua : Memberikan Penghargaaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Pengurus Pusat IKAUT periode 2001-2005 dan 2006-2008 yang telah melaksanakan seluruh program kepengurusannya serta telah menghantarkan terlaksananya MUNAS KE II IKAUT tahun 2008.
Ketiga : Menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Pengurus Pusat IKAUT periode 2001-2005 dan 2006-2008 atas kerja keras serta partisipasinya dalam mempersiapkan MUNAS IKAUT tahun 2008.
Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
Pada Tanggal 25 Agustus 2008
MUNAS KE II IKAUT 2008
Pimpinan Sidang
ttd.
Drs. Darsana Setiawan,M.Si
Ketua (Ketua IKAUT Jakarta)
ttd.
Habibul Badawi,S.IP
Sekretaris (Sekretaris IKAUT Mataram)
ttd.
Drs. Tri Mei Riyadi
Anggota (Ketua IKAUT Banjarmasin)
Sabtu, 11 Juli 2020
INGIN BELAJAR TERAPI PATAH TULANG (08128727937) METODE JANUR KUNING.
Jika anda tertarik untuk mempelajari metode terapi keseleo dan patah tulang, silahkan hubungi 08128727937. Cukup sekali pertemuan awal dengan sajian teori dan praktek serta dibekali buku panduan praktis metode terapi meliputi :
- pengenalan mengenai struktur tulang manusia
- pengenalan mengenai struktur otot dan sendi
- pengenalan mengenai jenis gangguan pada tulang
- pengenalan mengenai jenis gangguan pada otot
- pengenalan mengenai minyak urut khusus
- pengenalan mengenai alat bantu dan cara penggunaannya
- pengenalan cara/ metode pengobatan keseleo
- pengenalan cara/ metode pengobatan patah tulang
- dan lain lain
Pembelajaran dilakukan melalui diskusi dan praktek, dan pelajar akan dibimbing hingga mahir dan mandiri.
Jumat, 17 Juli 2015
Islam Rahmatan Lil Alamin - Saripati Hikmah Iedul Fitri 1436 H
Shaum Ramadhan diakhiri dengan
perayaan hari kemenangan atau yang lazim dikenal dengan istilah “lebaran” pada
setiap 1 Syawal ditahun Hijriah. Dalam fiqih Islam lebaran disebut dengan “Iedul
Fitri” yang berarti kembali kepada fitrah manusia yaitu disucikan kembali sebagaimana
bayi yang baru lahir. Penyucian diri selama puasa dibulan ramadhan dengan
berbagai aktifitas ibadah menghasilkan diri yang bebas dari dosa dan kesalahan
masa lalu. Demikian Allah Swt memerintahkan kepada hambanya seperti yang
tersebut dalam Alqur’an (QS.Al Baqarah 183) : “Yaa ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumus shyiamu
kama kutiba ‘alalladzina min qoblikum la allakum tattakun”, artinya : “ Hai
orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang terdahulu, supaya kamu menjadi taqwa”.
Predikat taqwa adalah kedudukan
tertinggi setelah seseorang itu beriman. Orang yang taqwa adalah orang yang
senantiasa melaksanakan perintah Allah secara kaffah (menyeluruh) serta
menjauhi segala yang dilarang. Predikat taqwa adalah makom atau kedudukan orang-orang
soleh yang menghindar dari berbuat dosa. Predikat taqwa akan diperoleh setelah
seseorang bertaubat secara sungguh-sungguh dengan berpuasa dan melaksanakan
ibadah sholat baik yang 5 waktu maupun yang sunnah seperti tarawih, tobat,
tahajjud, hajat, syukrul nikmat, birul walidain, lidaf’il bala’I, isroq, isti’adah,
istikhoroh termasuk pula sholat sunat qobliyah dan ba’diyah. Sisi lain yang
juga dijalankan orang-orang soleh adalah berdzikir, bershodaqoh, membayar zakat
fitrah, zakat maal, fidyah, infaq dan berbagai kebaikan lainnya seperti membangun
silaturrahmi, menolong fii sabilillah serta menjauhi kemungkaran. Semua
aktifitas ibadah dibulan ramadhan tersebut dilipat-gandakan pahalanya oleh
Allah Swt, maka wajarlah jika amal ibadah yang dibarengi dengan keikhlasan itu
membuahkan ampunan dari Allah Swt. sehingga seorang muslim memperoleh predikat
taqwa dan menjadi golongan muttaqin.
Puncak ritual ramadhan adalah Iedul
Fitri sebagai manifestasi perayaan hari kemenangan atau lebaran. Iedul Fitri dilaksanakan
bersamaan dengan pergantian bulan yaitu pada 1 Syawal. Semua kaum muslimin dan
muslimat melaksanakan sholat ied dilapangan terbuka ataupun di masjid-masjid
agung. Jamaah datang berbondong-bondong dengan membawa serta keluarga, kerabat
maupun tetangga untuk sholat ied sekaligus mendengarkan khutbah iedul fitri, tak
ketinggalan sayapun demikian. Berangkat selepas subuh dengan kendaraan sepeda
motor menuju masjid Baitul Ulum UT Pondok Cabe untuk menunaikan shalat ied
disana.
Kali ini saya mengendarai motor
balap Vixion. Seperti biasanya jalanan dipagi itu cukup lengang, saya tancap
gas dari Serpong dan sampai ke lokasi halaman parkir UT Pondok Cabe tak lebih
dari 15 menit. Tampak para petugas sibuk membagikan kantong plastik untuk wadah
sandal, mengatur kelompok jamaah dan mengatur shaf atau barisan agar tertib dan
rapih. Beberapa kali terdengar maklumat panitia agar barisan terdepan dipenuhi
terlebih dahulu mengingat demikian banyak jamaah yang hadir di lokasi tersebut.
Dalam khutbah iedul fitri, DR.H.Dayat Hidayat MM,
mengulas tentang indahnya Islam sebagai agama yang rahmatan lil’alamin dengan
mengutip kandungan Al Qur’an Surah Al-Anbiya’ ayat 107 : “Wa maa ‘arsalnaka
‘illa rahmatan lil’alamin” yang artinya “Dan tiadalah kami mengutus kamu
(Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.
Rahmatan lil’alamin berarti kasih sayang bagi
semesta alam yang bermakna bahwa kehadiran Islam ditengah kehidupan masyarakat
mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam. Kata
“kasih sayang” disebutkan dalam Al Qur’an berulang-ulang bahkan terdapat dalam
90 ayat. Ibnu Abbas mengatakan bahwa kerahmatan Allah meliputi orang-orang Mukmin
dan juga orang-orang kafir, orang baik (al-birr) dan yang jahat (al-fajir)
serta semua makhluk.
Melaksanakan Shaum dibulan Ramadhan merupakan satu
diantara ritual yang baru saja kita selesaikan. Kata “Ramadhan” merupakan
bentuk mashdar (infinitive) yang berasal dari kata ramidha, yarmadhu yang pada
mulanya berarti membakar, menyengat karena terik atau sangat panas. Saat
ditetapkan sebagai bulan wajib berpuasa ketika itu di jazirah Arab udara/ cuaca
sangat pana sehingga nyaris membakar sesuatu yang kering.
Ramadhan berarti “mengasah” karena masyarakat
jahiliyah pada ketika itu mengasah alat-alat perang (pedang, golok, tombak dll)
untuk menghadapi perang pada bulan berikutnya. Sehingga ramadhan bermakna
sebagai bulan untuk mengasah jiwa, ketajaman fikiran dan kejernihan hati,
sehingga dapat membakar sifat-sifat tercela dan lemak-lemak dosa yang ada dalam
diri kita.
Ramadhan juga mengandung makna sebagai bulan Al
Qur’an (Syahr Al Qur’an), karena pada bulan Ramadhan inilah pertama kali Al
Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Ramadhan sebagai bulan puasa wajib
(Syahr As Shiyam), karena hanya pada bulan Ramadhan muslim diwajibkan berpuasa
sebulan penuh. Ramadhan sebagai bulan membaca Al Qur’an (Syahr Al Tilawah),
karena pada bulan Ramadhan Jibril Alaihis Salam menemui Nabi Muhammad SAW untuk
melakukan tadarus Al Qur’an dari awal hingga akhir Ramadhan. Ramadhan sebagai
bulan penuh limpahan rahmat dari Allah (Syahr Ar Rahmah), karena Allah
menurunkan berbagai rahmat yang tidak dijumpai diluar Ramadhan. Ramadhan
sebagai bulan pembebasan dari siksa neraka (Syahr An Najat) karena Allah
menjanjikan pengampunan dosa dan pembebasan diri dari siksa api neraka bagi
yang berpuasa karena iman dan semata-mata mengharap ridha-Nya. Ramadhan sebagai
bulan yang berujung/ berakhir dengan hari raya (Syahr Al Ied). Ramadhan sebagai
bulan kedermawanan (Syahr Al Judd) karena dibulan tersebut umat islam
dianjurkan banyak bersedekah terutama untuk meringankan beban hidup fakir
miskin. Ramadhan sebagai bulan kesabaran (Syahr As Shabr) karena puasa melatih
seseorang untuk bersikap dan berprilaku sabar, berjiwa besar dan tahan uji. Ramadhan
sebagai bulan Allah (Syahrullah) karena Allah melipat-gandakan pahala bagi
orang yang berpuasa.
Lebih lanjut khatib juga menguraikan mengenai beberapa
ritual Islam yang juga diwajibkan demi tujuan agar tercipta kedamaian, kasih
sayang dan kebahagiaan bagi seluruh alam. Ritual tersebut mencakup : Mengikrarkan
Dua Kalimah Syahadat; Mendirikan Shalat; Menunaikan Zakat; dan Melaksanakan
Haji.
Semua ritual yang diperintahkan Allah bagi hambanya
bermuara kepada tercipta keharmonisan bagi seluruh alam. Dengan mengamalkan
rukun Islam maka terwujudlah tugas kerasulan Muhammad yaitu menjadi rahmat bagi
semesta alam.
Khutbah ditutup dengan berdoa kehadirat Allah SWT …
Ya Allah, Pemilik Bulan Ramadhan dan Pemilik Hari
Iedul Fithri, kami berlindung dengan keagungan wajah-Mu yang mulia dari usainya
Ramadhan. Sementara pada diri kami masih tersisa dosa-dosa dan
kejelekan-kejelekan kami, ampunilah kami dan jangan Engkau azab kami karenanya.
Ya Allah, jangan jadikan puasa kami yang baru
berlalu sebagai puasa yang penghabisan dalam hidup kami.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mendengar Tiada Tuhan
Selain Engkau. Inilah kami orang-orang yang berlumur dosa, menengadahkan tangan
pada-Mu, memohon belas kasih-Mu. Kami mohon kepadaMu ya Allah, agar dihari yang
penuh kemuliaan ini pengampunan ayas seluruh dosa kami Ya Allah.
Ya Allah sekelam apapun masa lalu kami, senista
apapun aib-aib kami dan sekotor apapun tangan kami, bersihkanlah dihari Iedul
Fitri ini, hari yang suci ini.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kedua orang tua kami,
sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangi kami sejak kecil. Jangan
Engkau bebankan kepada mereka tanggungjawab jika ada kekurangan mereka dalam
mendidik kami sehingga kami tidak taat kepadaMu.
Ya Allah selamatkanlah seluruh anggota keluarga kami
dari kesengsaraan dunia dan akhirat. Jadikanlah hidup kami penuh dengan cahaya
hidayahMu yang akan mengantar kepada sorgaMu.
Ya Allah Maha Pengasih dan tak pilih kasih,
jadikanlah pemimpin negeri ini adalah orang yang Engkau selalu tuntun dijalanMu
yang memiliki kearifan dalam menjalankan amanah yang selalu bersemangat dan
tanpa lelah dalam pengabdian, sehingga Engkau menolongnya dan membimbingnya menemukan
yang terbaik untuk negeri kami.
Ya Allah berikanlah kelapangan bagi kami yang
dihimpit kesusahan, berikan pula kecukupan bagi kami yang kekurangan.
Ya Allah berikanlah kesabaran dan sembuhkan saudara
kami yang sedang terbaring sakit. Lapangkan pula liang lahat saudara, keluarga
dan kerabat kami yang kini tidak bersama kami lagi terbaring dalam kubur,
ampuni mereka dan sayangi mereka Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim.
Ya Allah jadikan anak keturunan kami lebih baik dari
pada kami, jangan biarkan mereka mencoreng aib diwajah kami. Ampunilah jikalau
kami salah dalam mendidik mereka. Yaa Rabb bimbinglah mereka dalam hidayahMu di
kehidupan mayapada ini.
Ya Allah bukakan hati kami untuk saling memaafkan,
jangan biarkan ada dendam kesumat yang terpendam.
Ya Allah lindungi Islam dari perpecahan, lindungi
ummat Islam dari kehinaan, lindungi semua pejuang agamaMu dan selamatkanlah
mereka dimanapun mereka perjuang.
Rabbana atina fidunya khasanah wa fil akhiroti
hasanah wakina azabannar, walhamdulillahi robbil ‘alamien.
Ibadah shalat iedul fitri 1436 H diakhiri dengan
bersalam-salaman dan kembali kerumah masing-masing. [Gway]
Minggu, 13 Juli 2014
Menu Buka Puasa Kreasi Mahasiswa UT Malaysia dan Korea
1. Resep
Sambel Teri Cabe Ijo
Kiriman
Dikka Hermansyah (Mahasiswa UT Pokjar Korea)
Teman-teman
…. kesendirian saya di rantauan menuntut saya untuk bisa belajar dan belajar
semua tentang hidup, karena bagi saya hidup itu adalah tantangan dan pilihan
yang harus kuat kita jalani dengan hati yang ikhlas dan sabar dan tentunya
dengan kerja keras yang tinggi untuk bisa mencapai apa yang menjadi impian dan
cita-cita masa depan yang cerah, seperti memasak menu pilihan yang paling saya
rindukan yaitu menu-menu masakan almarhum Ibunda dan masakan kakak perempuan
saya, misalnya masakan Sambel Teri Cabe Ijo.
Walaupun
sudah lama di Korea namun masih saja
nggak pass dengan ikan teri asli Korea yang rasanya hambar. Oleh sebab itu saya
minta dikirim ikan teri dari kampung (Teri Bima Indonesia).
Untuk
membuat Sambel Teri Cabe Ijo tersebut diperlukan bahan bahan antara lain :
-
Ikan
teri ± ½ Kg
-
Kacang
tanah,
-
Tempe,
-
Bawang
merah,
-
cabe
merah keriting,
-
cabe
rawit
-
Tomat,
-
Gula
pasir,
-
Kecap
manis
-
Penyedap
rasa
Cara
membuatnya :
Ikan
teri, irisan tempe dan kacang tanah digoreng dahulu lalu sediakan bumbunya. Proses
membuat bumbunya : cabe merah dan cabe rawit di blender dahulu sampai halus, terus
bawang merah dan tomat juga di diblender. Setelah halus kemudian bumbu-bumbu ditumis
dan tambahkan penyedap rasa hingga aroma bumbunya tercium. Sebelumnya tumisan bumbu dicicipi dahulu
apakah penyedap rasanya sudah cukup atau belum. Sesudah itu masukkan berturut-turut
gorengan ikan teri, irisan tempe dan kacang tanah dan terus diaduk-aduk sampai
rata dan dikasih kecap manis sedikit. Kira-kira sekitar 5 menit bumbu sudah
keliatan rata dengan ikan teri tadi barulah irisan cabe ijo dimasukkan diakhir
proses sambil diaduk sebentar, setelah itu baru diangkat dan siap disajikan.
Salam
dari Dikka : Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
=============================================================
2. Resep
Sup Buah
Kiriman
Ely Br Tampubolon (Mahasiswa UT Pokjar Penang Malaysia)
Salam
kenal dari Ely ya pak, Ely gak pandai masak inipun masih belajar belum pandai
lagi lah pak. Nanti kalo sudah pandai baru saya posting ya pak !
Tapi
kalo resep Sup Buah boleh tak pak ? bukan
Es Buah tapi Sup Buah, cocok time siang hari atau dahaga, macam tuh la pak !
Nih
resepnya cuma buah-buah saja, terserah bapak saja mau buah apa, dulu kami buat
simple saja : Rambutan, Aple hijau/ merah, Pisang, Semangka … terus lupa lagi
la pak namanya, pokoknya yang segar gitu deh. Semua buah tersebut dikupas dan
dipotong dadu, lepas tuh dibuat susu dan sirup dan air sikit. Selesai la dan
siap dihidangkan bersama es batu.
Rabu, 25 Juni 2014
Sangkal Putung Janur Kuning Tangerang dan Jakarta
Terkilir atau keseleo adalah cedera pada persendian karena adanya perenggangan otot secara spontan yang berlebihan. Biasanya terkilir terjadi pada kaki atau tangan. Terkilir berkaitan dengan gangguan otot sedangkan patah berkaitan dengan gangguan tulang. Orang yang patah maupun terkilir/ keseleo dapat ditolong dengan cara diurut. Penyembuhan keseleo membutuhkan waktu paling tidak 3-5 hari guna memberikan kesempatan otot yang lebam kembali normal. Penyembuhan patah membutuhkan waktu paling tidak 1-3 bulan guna memberikan kesempatan tulang tersambung kokoh kembali. Faktor faktor yang berpengaruh terhadap masa penyembuhan adalah parah atau tidaknya gangguan yang dialami, faktor usia penderita serta kondisi bawaan sebelumnya seperti gangguan asam urat dll. Alumni UT
Hadijaya, di Perumahan Batan Indah Desa Kademangan, 200 meter dari SDN BATAN-INDAH-SERPONG Setu Tangerang Selatan melayani siapa saja yang membutuhkan bantuan pengobatan keseleo atau patah tulang.
Semua yang ahli berawal dari tidak ahli, orang yang tidak ahli itu kemudian belajar kepada orang yang lebih dulu ahli dengan didorong oleh naluri untuk menolong orang yang membutuhkan. Bagi masyarakat yang ingin mempelajari ilmu sangka putung, silahkan kontak : 08128727937
Hadijaya, di Perumahan Batan Indah Desa Kademangan, 200 meter dari SDN BATAN-INDAH-SERPONG Setu Tangerang Selatan melayani siapa saja yang membutuhkan bantuan pengobatan keseleo atau patah tulang.
Semua yang ahli berawal dari tidak ahli, orang yang tidak ahli itu kemudian belajar kepada orang yang lebih dulu ahli dengan didorong oleh naluri untuk menolong orang yang membutuhkan. Bagi masyarakat yang ingin mempelajari ilmu sangka putung, silahkan kontak : 08128727937
Minggu, 15 Januari 2012
SEKAPUR SIRIH
Komunikasi perlu kita bangun bersama demi kemaslahatan ummat, untuk saling berbagi informasi dan perkembangan teknologi, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia, untuk membangun rasa keadilan, untuk meingkatkan amal soleh, untuk menjalin rasa cinta almamater, untuk membangun kebersamaan dan untuk berbagai tujuan positif lainnya.
Semoga uluran tangan interkoneksi dalam blog ini, memperoleh tempat tersendiri di hati para alumni.
Admin beserta segenap pemangku amanah di dalam ke PENGURUSAN IKAUT dengan segenap ketulusan hati, menunggu kesediaan rekan para alumni UT untuk berbagi dalam nurani, ikut mengisi, mengkritisi, mengevaluasi atau meregulasi mengenai aktivitas IKAUT.
Pengiriman naskah dapat disampaikan kepada Admin melalui E-mail : ikaut.alumni.ut@gmail.com
Mewakili segenap rekan pengurus, Bidang Pengembangan IT IKAUT mengucapkan salam hormat untuk semua alumni UT dimana saja berada. Bravo IKAUT !
Kepala Bidang Pengembangan IT
Pengurus Pusat IKAUT,
Hadijaya, MPd
Langganan:
Postingan (Atom)



















