Forum interaksi virtual antar alumni Unversitas Terbuka, tanpa batas tempat, ruang dan waktu dapat saling terhubung kapan saja, dimanapun berada. Dikelola Bidang Pengembangan Informasi Teknologi dan Komunikasi IKAUT. Kontak Pengurus melalui email : ikaut.alumni.ut@gmail.com atau melalui Face book : Kusuka Iptek
Senin, 02 Januari 2012
Senin, 25 Juli 2011
PERANSERTA PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN IPTEK DI INDONESIA
Kita tentu maklumi bersama bahwa Pemuda Indonesia adalah kelompok usia yang memiliki nilai serta posisi yang strategis dalam masyarakat. Sejarah perjalanan bangsa Indonesia selalu menyertakan pemuda baik diminta maupun secara sukarela aktif di dalamnya. Bahkan lebih daripada itu, sering kali berbagai moment penting bagi Bangsa Indonesia lahir dari ide, semangat dan kepemimpinan para pemuda. Pemuda selalu berpikir jernih dan bebas dalam menuangkan segala bentuk ide serta gagasannya kepada bangsa dan negara. Berbagai perisitiwa penting dalam perjalanan sejarah Indonesia selalu melibatkan peran aktif pemuda. Berbagai peran serta pemuda memiliki catatan-catatan tersendiri. Hingga kini eksistensi pemuda Indonesia masih relefan sebagai agen perubahan (Agen of change). Banyak pemuda-pemuda Indonesia yang masih peduli dengan bangsanya. Tinggal kini bagaimana caranya agar segenap pemuda dapat turut berkontribusi bagi perubahan bangsa Indonesia khususnya melalui peran pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau IPTEK.
Pemuda sebagai agen perubahan akan mampu melakukan perubahan yang signifikan bila mendapatkan saluran yang berupa sistem atau perangkat-perangkat pendukung. Organisasi adalah sarana paling efektif untuk menginisiasi dan melakukan perubahan tersebut. Oleh sebab itu adanya peran organisasi yang konsisten tentu saja sangat mendukung akan perubahan tersebut.
Dalam Deklarasi Pemuda yang pernah dicetuskan pada tanggal 23 Juli 1973 antara lain menyebutkan bahwa : Selaku generasi muda masa kini adalah keharusan diri menyatukan tenaga dan pikiran untuk ikut serta mengisi kemerdekaan dengan lebih segera mempercepat pembangunan dan kemajuan masyarakat. Pemuda menyadari sepenuhnya akan panggilan sebagai kaum muda yang merupakan salah satu faktor penggerak untuk sesuatu yang lebih berarti bagi tercapainya cita-cita bangsa Indonesia, menuju jenjang yang lebih tinggi dan luhur, demi tercapainya masa depan yang lebih baik.
Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Visi dan misi IPTEK dirumuskan sebagai panduan untuk mengoptimalkan setiap sumber daya IPTEK yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang telah diberlakukan sejak 29 Juli 2002, merupakan penjabaran dari visi dan misi IPTEK sebagaimana termaksud dalam UUD 1945 Amandemen pasal 31 ayat 5, agar dapat dilaksanakan oleh pemerintah beserta seluruh rakyat dengan sebaik-baiknya. Selain itu pula perkembangan IPTEK di berbagai bidang ditengah perkembangan zaman yang semakin pesat tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM. Sehingga dihasilkan umpan balik pemikiran serius dan mantap mengenai penemuan baru.
Perkembangan IPTEK terkini sudah mencapai teknologi super modern dan telah memasuki era penciptaan kendaraan yang berkemampuan melayang diudara mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Penciptaan air menjadi bahan bakar melalui proses elektrolisis yang menghasilkan blue gas (HHO)yang ramah lingkungan. Penciptaan robot cerdas yang dapat berinteraksi langsung dengan manusia dengan gerakan yang menyerupai gerak manusia.
Bahkan hingga kini kita telah merasakan kehidupan modern diera informasi dengan peralatan komputer, telepon seluler dan internet.
Pembinaan kepemudaan yang dilaksanakan selama ini telah mengena pada beberapa sasaran. Hanya saja masih banyak pemuda yang belum dapat melihat berbagai bentuk partisifasi IPTEK yang dapat dikembangkan sebagai sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Seluruh elemen kepemudaan perlu menyadari dirinya sebagai sesuatu yang bisa menghitam-putihkan bangsa ini di masa depan. Jika para pemuda mempunyai komitmen untuk berada dalam koridor yang positif, maka akan ada harapan untuk kebangkitan yang lebih signifikan di masa depan... insya Allah.
Bersamaan dengan itu pula, pemuda merupakan bagian dari sosok yang masih mencari bentuk dan format ideal untuk menjadi manusia paripurna. Hal ini memerlukan dukungan yang maksimal dari lingkungan. Sebab, pemuda yang berpikiran cerdas adalah mereka yang ditempa untuk menuju arah yang positif. Para pemuda harus mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang secara optimal untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang diharapkan dapat membimbing ke arah yang positif tersebut. Iklim yang kondusif untuk perkembangan secara mentalitas menjadi prasyarat agar pemuda menjadi lebih optimal dalam peran sertanya mengembangkan IPTEK di tanah air. Kita dapat mengetahui beberapa penemuan bangsa Indonesia yang cukup berdaya-guna dan memiliki nilai ekonomis, misalnya :
Penemuan GARBEX yang berguna untuk menggantikan plastik polibag dan dapat digunakan berkali-kali. Cara kerjanya sama seperti pot tanaman, tetapi GARBEX dapat dibuka tutup (belah) ketika akan memindahkan benih ke media lain, sehingga alat ini masih bisa digunakan berkali-kali untuk benih yang lain.
Penemu ide dasar pembuatan alat yang bernama TRACK, dengan desain unik dan memiliki 3 posisi pengaturan ketinggian mulai dari 30cm, 35cm, dan 40cm membuat lebih fungsional, kemudian dengan kemiringan maksimum 30 derajat membuat lebih aman saat digunakan, dan yg paling praktis adalah sistem lipat track ketika tidak digunakan, artinya tidak membutuhkan banyak ruang saat disimpan, sehingga membuat suasana tetap nyaman.
Pembuat model tas yang dia beri nama TRAVELIA, merupakan inovasi desain gantungan baju yang sengaja dibuat compact dan dapat ditempatkan dimana saja saat penggunaannya. TRAVELIA memiliki ujung yang berbahan maghnet yang dapat ditempel pada benda berbahan metal.
Beberapa produk peneliti dari Perguruan tinggi misalnya, Robot yang didesain untuk menemukan sumber kebakaran di tengah - tengah hutan. Robot ini akan mampu melewati berbagai rintangan di hutan. Selain itu, robot juga mampu membawa amunisi air untuk memadamkan api. Lalu, produk Matematika Jawaban Atasi Kemacetan Lalu Lintas yang menghasilkan suatu metode yang mampu mengoptimalkan pengaturan lampu lalu lintas, sehingga kemacetan dapat dikurangi. Selama ini, lampu lalu lintas yang ada bekerja belum optimal. Ada pula penemuan teknologi yang memungkinkan pengguna komputer dapat menghasilkan karya tulisan tanpa mengetik. Pengguna komputer cukup menyuarakan bahan yang ingin ditulis, dan komputer menjalankan perintah suara tersebut lalu menuliskannya untuk pengguna.
Penemuan metode Sosrobahu, sistem pembuatan penyangga jalan layang secara sejajar dengan jalan yang akan dibuat, dan dapat diputar dengan mudah bila akan digunakan. Sistem ini menghemat tempat, sehingga tidak memacetkan lalu lintas di bawahnya bila sebuah jalan layang dibuat di atas jalan lain.
Penemuan pondasi cakar ayam yang memungkinkan pembangunan di atas lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara dan banyak bangunan lain di seluruh dunia.
Beberapa penemu tersebut merupakan contoh hasil penemuan diantara sekian banyak penemuan bangsa Indonesia yang tak perlu disebutkan satu persatu disini. Indonesia sebagai satu negara berkembang diantara Negara maju lainnya masih harus mengejar ketertinggalan mengingat bahwa jumlah peneliti dan hasil-hasil penelitian dinegara-negara maju seperti Amerika, Eropa dan Jepang jauh lebih banyak dan bahkan sudah merambah pada high technologi seperti penelitian ruang angkasa serta penelitian berskala nano technologi.
Indonesia masih kekurangan tenaga peneliti. Sebagai lembaga penelitian jumlah tenaga Peneliti harus lebih banyak, tapi saat ini Indonesia kekurangan jumlah tenaga peneliti hampir disemua bidang ilmu. Kekurangan tersebut menyebabkan Indonesia tertinggal dalam program-program besar dunia. Indonesia kekurangan program-program besar, terutama program pengembangan SDM agar jumlah peneliti di Indonesia tidak terus kekurangan dan mampu mendapatkan program-program besar dunia. Jumlah peneliti yang ada saat ini masih sedikit mengingat banyaknya bidang ilmu yang ada di Indonesia. Selayaknya peneliti harus ada di semua bidang ilmu. Bidang Ilmu yang ada dimaksud itu meliputi Hayati, Kebumian, Teknik, Sosial Politik Ekonomi, Jasa, Manajemen Instansi, bidang konservasi, domestikasi dan pemuliaan (bidang briding atau mengawinkan tumbuhan dan menciptakan jenis tumbuhan baru), Material dan Lingkungan. Keberadaan peneliti sangat penting untuk menciptakan dan merumuskan berbagai permasalahan, khususnya persoalan lingkungan yang saat ini sangat membutuhkan perhatian.
Pelatihan bagi Kelompok Ilmiah Pemuda Pelajar (KIPP) perlu diberikan agar pemuda pelajar mampu menyajikan informasi hasil pengembangan IPTEK yang berbobot serta memenuhi 5 (lima) standar antara lain :
1. Renewable (terbarukan) adalah aspek penilaian alat yang akan di daur ulang dan dimanfaatkan kembali belum pernah ditampilkan ke masyarakat umum atau dipublikasikan oleh badan penelitian/ instansi pemerintahan. Sehingga alat yang diciptakan merupakan alat yang benar – benar baru dikenal masyarakat.
2. Utilitas (kegunaan) adalah aspek penilaian yang menitikberatkan pada fungsi bagi masyarakat luas sehingga masyarakat luas merasa terbantu dengan munculnya alat tersebut serta kegunannya.
3. Kreativitas adalah aspek penilaian yang memperhatikan sisi kreativitas pemuda dalam menciptakan sebuah alat yang baru.
4. Originalitas (keabsahan) adalah aspek penilaian yang memperhatikan alat daur ulang dan dimanfaatkan kembali bagi masyarakat luas tidak dimiliki oleh suatu badan peneliti ataupun instansi pemerintahan (independen).
5. Legitimate (mengikuti persyaratan) adalah aspek penilaian yang memperhatikan hasil alat yang diciptakan telah mengikuti syarat yang dicantumkan sehingga nantinya dapat menghasilkan alat yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Peneliti memiliki posisi penting agar pemanfaatan SDA dapat terkendali apalagi dengan perubahan iklim, sehingga peneliti sangat dibutuhkan terutama dalam bekerjasama dengan dunia luar.
Partisipasi perempuan khususnya dalam pengembangan penelitian di tanah air juga masih memprihatinkan karena jumlah perempuan peneliti di lembaga-lembaga penelitian dan perguruan tinggi sangat sedikit. Untuk itu, pemerintah dan organisasi kepemudaan perlu menumbuhkan minat dan kesempatan bagi kaum perempuan dalam mengembangkan riset.
Program Pembinaan Kelompok Pemuda Pelajar kiranya perlu digulirkan untuk mendukung pemuda dan pemudi (perempuan) peneliti mengawali peran-serta mereka sebagai pemuda pelopor dalam bidang pengembangan IPTEK. Jumlah perempuan peneliti di Indonesia yang aktif dalam bidang riset diperkirakan hanya sekitar 20 persen dari total peneliti yang ada. Untuk meningkatkan kesetaraan perempuan dalam dunia penelitian, perempuan harus mendapat kesempatan luas dalam berkarier ilmiah.
Penumbuhan wawasan iptek pemuda pelajar dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, pemanfaatan, penguasaan dan pengembangan iptek sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan kesempatan bereksperimen bersama yang menumbuhkan daya cipta, analisis, prakarsa dan kreasi bagi para pemuda. Upaya menumbuhkan wawasan iptek bagi pemuda perlu diawali dengan pengenalan makna penting dari iptek itu sendiri misalnya melalui kunjungan ke lembaga riset dan disertai pula dengan pelatihan kegiatan ilmiah.
Peningkatan peran-serta pemuda dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan dan memperluas dukungan lembaga ristek, meningkatkan partisipasi masyarakat serta mendorong dunia usaha dalam pembinaan/ pelatihan pemuda pecinta iptek. Pendalaman pengetahuan dan peningkatan keterampilan bagi pemuda yang baik dan benar dilaksanakan melalui kelompok-kelompok penelitian pemuda pelajar semacam Kelompok Penelitian Ilmiah Remaja (PIR). Dengan bertambahnya jumlah pemuda yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan tersebut, diharapkan secara merata, pemuda dan keluarganya mampu berpartisipasi dibidang IPTEK serta dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berkualitas.
Walaupun secara umum peran pemuda dalam pembangunan menunjukkan peningkatan, sejalan dengan makin tingginya derajat pendidikan pemuda, namun menghadapi era modernisasi yang permasalahannya akan makin berat dan kompleks, maka banyak tantangan yang akan kita hadapi. Tantangan yang paling utama adalah memperluas kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan serta peluang usaha. Di tahun-tahun yang akan datang, persoalan yang makin besar akan dihadapi dalam pengangguran pemuda terdidik. Pengangguran pemuda terdidik, selain dikhawatirkan dapat menjadi potensi bagi timbulnya berbagai masalah sosial baik di pedesaan maupun di perkotaan, juga merupakan penghamburan sumber daya yang tercurahkan bagi pendidikan mereka, baik sumber daya keluarga, masyarakat maupun negara. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan keterampilan teknis dibidang pengembangan IPTEK serta kewira-usahaan dikalangan pemuda perlu terus ditingkatkan. Melalui upaya tersebut, para pemuda diharapkan menjadi kader yang mandiri dan handal bagi pembangunan masa depan bangsa dan negara.[Gway]
Kamis, 07 Juli 2011
DIES NATALIS UNIVERSITAS TERBUKA KE 27 DAN SEMINAR NASIONAL DI CONVENTION CENTER UT PONDOK CABE
Universitas Terbuka menggelar kembali acara seminar nasional pada hari kamis tanggal 7 Juli 2011 yang lalu. Penyelenggaranya adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Seminar dengan tajuk : "Peran Negara dan Masyarakat Dalam Pembangunan Demokrasi dan Masyarakat Madani di Indonesia" tersebut mengetengahkan keynote speaker Menkopolhukam, Djoko Suyanto yang notabene adalah sarjana Fisip Alumni UT.
Acara dilaksanakan mulai jam 08.00 wib sampai 17.00 wib bertempat di Convention Center Kampus UT Pusat Pondok Cabe Tangerang Selatan Banten.
Kegiatan seminar dalam rangka Dies Natalis UT ke 27 ini dihadiri oleh segenap civitas akademik UT serta masyarakat umum dan undangan lainnya. Demikian sekilas info.[Gway]







Seminar dengan tajuk : "Peran Negara dan Masyarakat Dalam Pembangunan Demokrasi dan Masyarakat Madani di Indonesia" tersebut mengetengahkan keynote speaker Menkopolhukam, Djoko Suyanto yang notabene adalah sarjana Fisip Alumni UT.
Acara dilaksanakan mulai jam 08.00 wib sampai 17.00 wib bertempat di Convention Center Kampus UT Pusat Pondok Cabe Tangerang Selatan Banten.
Kegiatan seminar dalam rangka Dies Natalis UT ke 27 ini dihadiri oleh segenap civitas akademik UT serta masyarakat umum dan undangan lainnya. Demikian sekilas info.[Gway]
Kamis, 23 Juni 2011
REUNI AKBAR UT - 3000 Peserta Ikuti Jalan Sehat



Seiring dengan terbitnya mentari dipagi Sabtu 18 Juni 2011 lalu, sebanyak kurang lebih tiga ribu orang yang didominasi oleh mahasiswa dan alumni Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang mengikuti jalan sehat dalam rangka reuni akbar yang dipusatkan di hotel Novotel Pangkalpinang. Reunian akbar tersebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi civitas akademik UT Pangkalpinang.
Hadir dalam kegiatan reuni akbar ini, Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKAUT), Perwakilan IKAUT seluruh Indonesia dan Pengurus IKAUT Bangka Belitung.
Ketua Umum IKAUT yang notabene adalah Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H. Eko Maulana Ali telah membuka dan melepas peserta Jalan Sehat.
Adapun rute jalan sehat dimulai dari hotel Novotel melewati sepanjang jalan Jenderal Sudirman sampai dengan titik nol (city centre) Pangkalpinang, yaitu Taman Merdeka. Selanjutnya dari titik nol balik melintas jalan Sudirman dan kembali ke Novotel.
“Kita sengaja mengambil jalur tersebut supaya masyarakat tahu bahwa Bangka Belitung tepatnya Pangkalpinang ini, memiliki kampus besar dengan alumni terbesar pula dengan harapan agar warga Bangka Belitung ikut merasa memiliki UT”, demikian Kepala UT UPBJJ Pangkalpinang, Maman Rumanta menjelaskan. Maman sendiri merasa bangga dan senang dengan perkumpulan akbar seluruh mahasiswa dan alumni dalam satu waktu dan tempat. Sehingga dengan kondisi dan situasi seperti inilah civitas akademik UT dapat saling bertukar pikiran antar satu sama lainnya.
“Kalau kita hitung secara kualitas, seluruh mahasiswa dan Alumni UT kini jumlahnya mencapai belasan ribu orang. Mereka telah tersebar ke seluruh penjuru Bangka Belitung dan merupakan aset yang sangat berharga dalam rangka membawa UT lebih maju dan lebih besar lagi guna menyongsong masa depan dengan beragam kompetisi dan kompetensi”, pungkas dosen itu.
Kegiatan UT kali ini, merupakan rangkaian dua kegiatan besar yang dilakukan UT selama satu pekan terakhir. Sebelumnya juga sudah berlangsung kegiatan pada tanggal 15 sampai dengan 17 Juni berupa UT Cup. Adapun cabang-cabang yang dipertandingkan di UT Cup tersebut berupa 5 cabang olah raga masing-masing bola kaki, bola volley, tenis meja, bulu tangkis dan catur. Sementara untuk seni berupa perlombaan karaoke. Semua cabang-cabang olah raga kita perlombakan di lingkungan UT dan 3000 peserta tersebut kesemuanya adalah mahasiswa UT yang ada di Bangka Belitung. Mulai dari pelosok Ponggok Bangka Selatan sampai dengan Belitung. Semuanya ikut ambil bagian pada perlombaan itu. Para pemenang perlombaan akan masuk ke Training Centre UT lalu dilatih lebih intensif guna mengikuti perlombaan Disporseni wilayah barat Sumatera yang akan berlangsung di Aceh. Kita sekarang menyeleksi mahasiswa UT yang berpotensi dan berbakat, kalau berhasil maka kita ikut perlombaan lagi di Aceh nantinya. UT sendiri di tahun 1999 pernah menjadi juara lima dalam Disporseni wilayah barat Sumatera di Palembang. Ditambahkan Maman bahwa, kegiatan ini juga sekaligus sebagai rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis UT yang ke XXVII tahun 2011 yang telah dibuka pada 10 Juni 2011 lalu bertempat di samping utara gedung UTCC Pondok Cabe Tangerang Banten.(Le2s)
Minggu, 19 Juni 2011
REUNI AKBAR ALUMNI UT 2011 DI BANGKA
Ikatan Alumni Universitas Terbuka - IKAUT, pada Sabtu 18 Juni 2011 menggelar acara Reuni Akbar 2011. Reuni akbar UT kali ini dihadiri sekitar 3000 alumni serta perwakilan Pengurus IKAUT dari beberapa wilayah di Indonesia.
Acara diawali dengan jalan santai, koordinasi kepengurusan IKAUT dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama bapak H. Eko Maulana Ali, Gubernur Provinsi Babel yang juga alumni UT.
Acara Reuni Akbar Alumni UT 2011 dihadiri pula oleh Bapak Maman Rumanta – selaku Kepala UPBJJ Pangkal Pinang dan Ibu Hj. Endang – selaku Humas UT Pusat Pondok Cabe.
Kegiatan berlangsung di Novotel Hall and Convention Centre Pangkalanbaru Bangka Tengah.
Bapak H. Leles Sudarmanto selaku Sekjen IKAUT Pusat beserta para Kepala Bidang IKAUT yang juga hadir nampak cukup puas dengan suksesnya acara tersebut.[Gway]
Rabu, 12 Januari 2011
SAMBAL NUSANTARA
Nusantara kita kaya dengan berbagai sumber pangan. Selain tomat, ... ternyata banyak lagi buah dan sayur2an yg bs digabung dg cabe menjadi sambal... misalnya : cung kdiro, terong, pete, jengkol, nanas, asem jawa, bacang/ pakel, blimbing wuluh, jeruk nipis, duren dll... masih ada lagi ngga ya ?
Komentar teman2 FB ....
Maruli Nafolion : Ada lagi yaitu sambal kedondong muda. Sambel buah Binjai atau Mangga Keweni atau Mangga Pelam.
Ada pula sambalingkung (bahan kelapa parut diberi daging ikan, cabe dan rempah-rempah lainnya) berasal dari OKU Palembang.
Hery Al-kusyairi : sambal tempoyak (dari hasil inkubasi duren) itu kesukaan ku kang. tapi kalau di Lampung ada ikan teri di busukin (fermentasi) terus di giling dengan rebung rebus yg sudah di kasih tomat, garam, cabe dan parutan kelapa, itu yang namanya sambel Bekasom/ Khibas….. rasanya hmm mak nyuuuuuuuuuus
Galihway Hadijaya : ... ada lg yg lebih sedap bang Hery... namanya Sambal Seruit... hehehe
Etin Rohaetin : Nama sambal lainnya yaitu sambal bajak
Sri Marina : Ada pak...kami pernah tinggal 6 thn di Kalsel dan Kaltim...disana ada sambal yang pake gandaria, dan ada juga sambal yang pake bagian putih nangka, enak juga pak !
Resepnya sbb : Nangka (dibuang dulu kulit luarnya), direndem dg banyu garam beberapa hari lalu dicuci, peras, di suwir-suwir , beri gula pasir sedikit.terus digoreng sampe kuning (tp boleh jg tak digoreng).Ini dibuat tuk campuran sambel goreng.namanya Sambel MANDAI.
Jaka Solah : sambal panjokjokan, cabe + garam + terasi bakar (khas Oku Palembang) yg mantap
Faisal Java Dangdut : Masih ada boss.... sambel ikan teri pakai kacang (Sambel Kacang).
MARI BERPANTUN
Bila tak punya buah ketimun.
Baiklah merujak mangga muda.
Dari pada duduk melamun.
Marilah kita berpantun ria
Ayang-ayang buah kepayang
Dimakan mabuk dibuang sayang
Bila bepantun menjelang petang
Semoga pikiran menjadi terang
Anak perawan berlaku santun.
Menjadi idaman para pemuda.
Bila enggan membalas pantun.
Komenlah saja apa adanya.
Kentang dipanggang dalam situn,
Dihidangkan panas diatas meja,
Bila dikau tlah pandai berpantun,
Ajaklah teman meramaikan pula
Anak perawan disarang penyamun
Sedang di-incar para pendekar
Apalah sulitnya dalam berpantun
Asal ceplos saja krn msh belajar
Lamalah sudah tidak ke kebun.
Tanaman habis dimakan rusa.
Bukan adik tak bisa berpantun.
Hanyalah karena belum biasa.
Rasa tak sanggup mendaki bukit.
Lebih baik naik dipunggung kuda.
Belajar berpantun tidaklah sulit.
Lebih sulit belajar naik sepeda.
Hiburan menonton layar tancap.
Pulang kerumah dipagi buta.
Nyatakan cinta tak mesti diucap.
Cukuplah dengan kerlingan mata.
Jangan sering-sering merujak mangga
Sekali-sekali makan lah pisang tembatu
Gara-gara mengerling ke janda muda
Pulang kerumah dihadiahi palang pintu
Suara beduk dialun-alun
Bawalah obor mulai berjaga
Masuk fesbuk hampir 3 tahun
Tp bang mandor blom laku juga
Bang mandor pergi sejak pagi
Hendak menghalau kereta api
Sarapan dg semangkuk bakmi
Ibunya senyum senang dihati
Manis rasa si buah duku
Banyak dijual di tengah kota
Bang mandor bukan tak laku
Kebanyakan syarat buat wanita
Duku komering beli di Bogor
Sepuluh ribu dapat sebokor
Bang mandor tak mau tekor
Inginkan calon yg blom kendor
Bila suka di jalan terjal
Pake kerudung bewarna merah
Bila ingin cepat terjual
Tawarkan dengan harga murah
Jalan-jalan ke pasar anyar
Beli es kopyor minum berdua
Silahkan saja dinda menawar
Bang mandor tentu menerima
Naik bajay keliling kota
Singgah dulu diwarung padang
Walau bang mandor sudah menduda
Tapi perawan banyak yg senang
Makan rendang diwarung padang
Terasa pedas sambal balado
Walau perawan banyak yg senang
Tapi bang mandor milih yg jando
Minum es kopyor hanya berdua
Duduk disawah sambil ketawa
Kalau saja bang mandor suka
Jandanya itu beranak lima
Es kopyor manis diberi gula
Dihidangkan dg roti mentega
Bila si janda beranak lima
Bang mandor jd garuk2 kepala
Dodol garut berasa duren
Dibungkus rapi seperti permen
Dia cemberut dari kemaren
Berharap kamu kembali komen
Tempoyak dibuat dari buah duren
Baju dia sobek dari kemaren
Tahukah teman istilahnya “duren”
Duren artinya adalah Duda Keren
Ikan belanak berenang-renang
Burung merpati membuat sarang
Makan tak enak tidur tak tenang
Teringat pada adinda seorang
Ikan belanak berenang-renang
Burung merpati terbang melayang
Makan tak enak tidur tak tenang
Karena makan sore terlalu kenyang
Burung merpati nelor di kandang
Gadis nan elok makai selendang
Makan soremu terasa kenyang
Modal fb-an sampai subuh datang
Burung merpati nelor di kandang
Gadis nan elok makai selendang
Kalau memang siap menantang
Ayo berpantun sampai besok petang
Pergi memancing ikan seluang
Umpannya blatung di daun pisang
Kalau bepantun sampai besok siang
Badan 'kan loyo dan sakit pinggang
Berkurun lama pergi menjauh
Wajah ku lihat di dalam mimpi,
Kalau dah kasih sesama sungguh
Kering lautan tetap ku nanti,
Surat ku layang untuk berkata
Penyampai hasrat kata di hati,
Kalaulah sungguh kasih ke saya
Jangan dibuang sampai ke mati.
Burung merbah bewarna putih
Bertengger diatas pohon duku
Kalau sudah sama berkasih
Cepatlah pula temui penghulu.
Hujan lebat di kampung hulu
Basah kuyup gadis berkebaya
Maksud hati ke rumah penghulu
Penghulunya pergi ke Surabaya
Beli rotan di potong lima
Untuk memagar mawar nan biru
Menyemat janji penuh setia
Di depan penghulu mereka bertemu
Hujan lebat di kampung hulu
Hingga banjir ke Muare-dua
Hati sedih nunggu penghulu
Tibanya nanti dibulan dua
Semangka non biji ada dipasar
Warnanya merah begitu segar
Aku ucapkan halo apa kabar ?
Dia diam seolah tak dengar.
Dari Bandung ke Majalengka
Naik saja bis Po. Merdeka
Kalau dinda pengen semangka
Datang saja ke Sekretariat kita
Jalan-jalan ke talang semut
Bawalah bambu dengan grobak
Jika pikiranmu sedang kusut
Cobalah dulu makan martabak
Jemput nenek di Stasiun Senen
Bawa karung berisi duren
Bila ada yg salah kemaren
Maafkanlah aku wahai my friend.
Pergi mancing ikan seluang
Umpannya blatung daun pisang
Kalau adik balas pantun abang
Bang galih tentu bertambah sayang
Ikan seluang ramai berenang
Mencari makan disore hari
Hati adik tentulah senang
Ada bang galih yg pandai berperi
Ikan seluang dapat serantang
Beroleh mancing di batang ari
Adik gembira CekFendi pun senang
Menyambut maghrib sebentar lagi
Duduk mancing tak bersuara
Sambil meneguk air kelapa
Hati senang sambil ketawa
Banyak dulur suka menyapa
Minum dogan si kelapa muda
Diteguk siang kantukpun datang
Kak galih tak segan nyapa yg muda
Bepantun senang tak ingat utang
Rasa asam buah mengkudu
Untuk bahan pembuat jamu
Semakin lama hatiku rindu
Bilakah kita dapat bertemu
Buah mengkudu di buat jamu
Batang jati di buat kursi
Kalau rindu ingin bertemu
Cobalah komen di grup ini
Bau masak buah mengkudu
Dicampur gula serta es batu
Bila saatnya bermalam minggu
Si abang ngga’ mau diganggu
Terdengar nyanyian mendayu-dayu
Diiring irama gambus melayu
Janganlah marah wahai mbak yu
Kang mas tersayang tetap milikmu
Paling enak sambal terasi
Sama enaknya rasa kuwaci
Besok kita pergi ke Bekasi
Nantikan aku di Karawaci
Kutaruh kuwaci didalam laci
Buat sangu apel ke Bekasi
Nanti kutunggu di Karawaci
’Kan kusiapkan sebuah taksi
Berpacaran sambil makan kuwaci
Jalan terjalpun akan kudaki
Sebelum diriku tiba di Karawaci
Janganlah engkau mendahului
Naik pesawat dari talang betutu
Sampai di Suta setengah satu
Tentu kutunggu tepat waktu
Tapi bawakanlah aku cerutu
Kalau tuan pergi ke kota
Naiklah delman ataupun ojek
Kalau nanti tuan ke jakarta
Jangan lupa bawa mpek-mpek
Kuda hebat ada di sumbawa
Indramayu penghasil mangga
Bukan hanya pempek yg kubawa
Tekwan dan model ikut serta
Hendak kupetik si asam kandis
Tak ada kawan, manjat sendiri
Pantun disusun buat sang gadis
Supaya bisa menjaga diri
Duduk bersila para bangsawan
Kopiah tapis, berlipat tajung
Disapa abang tampan rupawan
Adik manis langsung tersanjung
Satu purnama kasih terajut
Si abang belum tampak belangnya
Tak perlu sembah tak perlu sujud
Si gadis sudah lengket hatinya
Riuh rendah budak tertawa
Beradu gasing ditengah laman
Kemana mana slalu berdua
Bagaikan benang dengan sulaman
Pisang batu si-pisang kelat
Makanan monyet ditengah hutan
Hati sang gadis sudah terpikat
Rasa nak mati ditangan tuan
Harum semerbak wangi kenanga
Taruh sekuntum didalam kamar
Hati sang gadis berbunga-bunga
Si abang tampan datang melamar
Angkat gelas Raja bersulang
Minum anggur berwarna merah
Pengantin senang bukan kepalang
Hajat sepekan meriah sudah
Kayuh sampan hingga kehulu
Hendak menuju ke Indragiri
Sembilan pekan letih menunggu
Tahunya abang sudah ber-istri
Tebang buluh di pulau panggung
Buluh ulung sudahlah tua
Minta cerai kepalang tanggung
Si gadis sudah berbadan dua
Rebana - gendang, indah dipukul
Tari sembah lalu tampilkan
Alangkah berat beban di pikul
Sudahlah nasib dikandung badan
Aduhai kasihan si gadis manis
Dulu dipuja, kini di hina
Siang malam hati menangis
Sesali badan tiada berguna
Dari medan menuju jawa
Singgah sejenak di raja basa
Pesan untuk adik semua
Jaga diri, sebelum binasa
Si mata empat mencabut pedang
Karna serunting nantang berlaga
Harta dan rupa boleh dipandang
Akhlak dan budi, teliti juga
Sungguhlah nikmat labu perigi
Di campur gula santan kelapa
Kemana badan dibawa pergi
Nasihat bunda, jangan dilupa
Basahlah badan karena peluh
Sapu tangan, tolong ambilkan
Tersusun rapi jari sepuluh
Ada salah mohon maafkan.
Langganan:
Postingan (Atom)