Senin, 25 Juli 2011

PERANSERTA PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN IPTEK DI INDONESIA








Kita tentu maklumi bersama bahwa Pemuda Indonesia adalah kelompok usia yang memiliki nilai serta posisi yang strategis dalam masyarakat. Sejarah perjalanan bangsa Indonesia selalu menyertakan pemuda baik diminta maupun secara sukarela aktif di dalamnya. Bahkan lebih daripada itu, sering kali berbagai moment penting bagi Bangsa Indonesia lahir dari ide, semangat dan kepemimpinan para pemuda. Pemuda selalu berpikir jernih dan bebas dalam menuangkan segala bentuk ide serta gagasannya kepada bangsa dan negara. Berbagai perisitiwa penting dalam perjalanan sejarah Indonesia selalu melibatkan peran aktif pemuda. Berbagai peran serta pemuda memiliki catatan-catatan tersendiri. Hingga kini eksistensi pemuda Indonesia masih relefan sebagai agen perubahan (Agen of change). Banyak pemuda-pemuda Indonesia yang masih peduli dengan bangsanya. Tinggal kini bagaimana caranya agar segenap pemuda dapat turut berkontribusi bagi perubahan bangsa Indonesia khususnya melalui peran pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau IPTEK.
Pemuda sebagai agen perubahan akan mampu melakukan perubahan yang signifikan bila mendapatkan saluran yang berupa sistem atau perangkat-perangkat pendukung. Organisasi adalah sarana paling efektif untuk menginisiasi dan melakukan perubahan tersebut. Oleh sebab itu adanya peran organisasi yang konsisten tentu saja sangat mendukung akan perubahan tersebut.
Dalam Deklarasi Pemuda yang pernah dicetuskan pada tanggal 23 Juli 1973 antara lain menyebutkan bahwa : Selaku generasi muda masa kini adalah keharusan diri menyatukan tenaga dan pikiran untuk ikut serta mengisi kemerdekaan dengan lebih segera mempercepat pembangunan dan kemajuan masyarakat. Pemuda menyadari sepenuhnya akan panggilan sebagai kaum muda yang merupakan salah satu faktor penggerak untuk sesuatu yang lebih berarti bagi tercapainya cita-cita bangsa Indonesia, menuju jenjang yang lebih tinggi dan luhur, demi tercapainya masa depan yang lebih baik.
Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Visi dan misi IPTEK dirumuskan sebagai panduan untuk mengoptimalkan setiap sumber daya IPTEK yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang telah diberlakukan sejak 29 Juli 2002, merupakan penjabaran dari visi dan misi IPTEK sebagaimana termaksud dalam UUD 1945 Amandemen pasal 31 ayat 5, agar dapat dilaksanakan oleh pemerintah beserta seluruh rakyat dengan sebaik-baiknya. Selain itu pula perkembangan IPTEK di berbagai bidang ditengah perkembangan zaman yang semakin pesat tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM. Sehingga dihasilkan umpan balik pemikiran serius dan mantap mengenai penemuan baru.
Perkembangan IPTEK terkini sudah mencapai teknologi super modern dan telah memasuki era penciptaan kendaraan yang berkemampuan melayang diudara mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Penciptaan air menjadi bahan bakar melalui proses elektrolisis yang menghasilkan blue gas (HHO)yang ramah lingkungan. Penciptaan robot cerdas yang dapat berinteraksi langsung dengan manusia dengan gerakan yang menyerupai gerak manusia.
Bahkan hingga kini kita telah merasakan kehidupan modern diera informasi dengan peralatan komputer, telepon seluler dan internet.
Pembinaan kepemudaan yang dilaksanakan selama ini telah mengena pada beberapa sasaran. Hanya saja masih banyak pemuda yang belum dapat melihat berbagai bentuk partisifasi IPTEK yang dapat dikembangkan sebagai sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Seluruh elemen kepemudaan perlu menyadari dirinya sebagai sesuatu yang bisa menghitam-putihkan bangsa ini di masa depan. Jika para pemuda mempunyai komitmen untuk berada dalam koridor yang positif, maka akan ada harapan untuk kebangkitan yang lebih signifikan di masa depan... insya Allah.
Bersamaan dengan itu pula, pemuda merupakan bagian dari sosok yang masih mencari bentuk dan format ideal untuk menjadi manusia paripurna. Hal ini memerlukan dukungan yang maksimal dari lingkungan. Sebab, pemuda yang berpikiran cerdas adalah mereka yang ditempa untuk menuju arah yang positif. Para pemuda harus mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang secara optimal untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang diharapkan dapat membimbing ke arah yang positif tersebut. Iklim yang kondusif untuk perkembangan secara mentalitas menjadi prasyarat agar pemuda menjadi lebih optimal dalam peran sertanya mengembangkan IPTEK di tanah air. Kita dapat mengetahui beberapa penemuan bangsa Indonesia yang cukup berdaya-guna dan memiliki nilai ekonomis, misalnya :
Penemuan GARBEX yang berguna untuk menggantikan plastik polibag dan dapat digunakan berkali-kali. Cara kerjanya sama seperti pot tanaman, tetapi GARBEX dapat dibuka tutup (belah) ketika akan memindahkan benih ke media lain, sehingga alat ini masih bisa digunakan berkali-kali untuk benih yang lain.
Penemu ide dasar pembuatan alat yang bernama TRACK, dengan desain unik dan memiliki 3 posisi pengaturan ketinggian mulai dari 30cm, 35cm, dan 40cm membuat lebih fungsional, kemudian dengan kemiringan maksimum 30 derajat membuat lebih aman saat digunakan, dan yg paling praktis adalah sistem lipat track ketika tidak digunakan, artinya tidak membutuhkan banyak ruang saat disimpan, sehingga membuat suasana tetap nyaman.
Pembuat model tas yang dia beri nama TRAVELIA, merupakan inovasi desain gantungan baju yang sengaja dibuat compact dan dapat ditempatkan dimana saja saat penggunaannya. TRAVELIA memiliki ujung yang berbahan maghnet yang dapat ditempel pada benda berbahan metal.
Beberapa produk peneliti dari Perguruan tinggi misalnya, Robot yang didesain untuk menemukan sumber kebakaran di tengah - tengah hutan. Robot ini akan mampu melewati berbagai rintangan di hutan. Selain itu, robot juga mampu membawa amunisi air untuk memadamkan api. Lalu, produk Matematika Jawaban Atasi Kemacetan Lalu Lintas yang menghasilkan suatu metode yang mampu mengoptimalkan pengaturan lampu lalu lintas, sehingga kemacetan dapat dikurangi. Selama ini, lampu lalu lintas yang ada bekerja belum optimal. Ada pula penemuan teknologi yang memungkinkan pengguna komputer dapat menghasilkan karya tulisan tanpa mengetik. Pengguna komputer cukup menyuarakan bahan yang ingin ditulis, dan komputer menjalankan perintah suara tersebut lalu menuliskannya untuk pengguna.
Penemuan metode Sosrobahu, sistem pembuatan penyangga jalan layang secara sejajar dengan jalan yang akan dibuat, dan dapat diputar dengan mudah bila akan digunakan. Sistem ini menghemat tempat, sehingga tidak memacetkan lalu lintas di bawahnya bila sebuah jalan layang dibuat di atas jalan lain.
Penemuan pondasi cakar ayam yang memungkinkan pembangunan di atas lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara dan banyak bangunan lain di seluruh dunia.
Beberapa penemu tersebut merupakan contoh hasil penemuan diantara sekian banyak penemuan bangsa Indonesia yang tak perlu disebutkan satu persatu disini. Indonesia sebagai satu negara berkembang diantara Negara maju lainnya masih harus mengejar ketertinggalan mengingat bahwa jumlah peneliti dan hasil-hasil penelitian dinegara-negara maju seperti Amerika, Eropa dan Jepang jauh lebih banyak dan bahkan sudah merambah pada high technologi seperti penelitian ruang angkasa serta penelitian berskala nano technologi.
Indonesia masih kekurangan tenaga peneliti. Sebagai lembaga penelitian jumlah tenaga Peneliti harus lebih banyak, tapi saat ini Indonesia kekurangan jumlah tenaga peneliti hampir disemua bidang ilmu. Kekurangan tersebut menyebabkan Indonesia tertinggal dalam program-program besar dunia. Indonesia kekurangan program-program besar, terutama program pengembangan SDM agar jumlah peneliti di Indonesia tidak terus kekurangan dan mampu mendapatkan program-program besar dunia. Jumlah peneliti yang ada saat ini masih sedikit mengingat banyaknya bidang ilmu yang ada di Indonesia. Selayaknya peneliti harus ada di semua bidang ilmu. Bidang Ilmu yang ada dimaksud itu meliputi Hayati, Kebumian, Teknik, Sosial Politik Ekonomi, Jasa, Manajemen Instansi, bidang konservasi, domestikasi dan pemuliaan (bidang briding atau mengawinkan tumbuhan dan menciptakan jenis tumbuhan baru), Material dan Lingkungan. Keberadaan peneliti sangat penting untuk menciptakan dan merumuskan berbagai permasalahan, khususnya persoalan lingkungan yang saat ini sangat membutuhkan perhatian.
Pelatihan bagi Kelompok Ilmiah Pemuda Pelajar (KIPP) perlu diberikan agar pemuda pelajar mampu menyajikan informasi hasil pengembangan IPTEK yang berbobot serta memenuhi 5 (lima) standar antara lain :
1. Renewable (terbarukan) adalah aspek penilaian alat yang akan di daur ulang dan dimanfaatkan kembali belum pernah ditampilkan ke masyarakat umum atau dipublikasikan oleh badan penelitian/ instansi pemerintahan. Sehingga alat yang diciptakan merupakan alat yang benar – benar baru dikenal masyarakat.
2. Utilitas (kegunaan) adalah aspek penilaian yang menitikberatkan pada fungsi bagi masyarakat luas sehingga masyarakat luas merasa terbantu dengan munculnya alat tersebut serta kegunannya.
3. Kreativitas adalah aspek penilaian yang memperhatikan sisi kreativitas pemuda dalam menciptakan sebuah alat yang baru.
4. Originalitas (keabsahan) adalah aspek penilaian yang memperhatikan alat daur ulang dan dimanfaatkan kembali bagi masyarakat luas tidak dimiliki oleh suatu badan peneliti ataupun instansi pemerintahan (independen).
5. Legitimate (mengikuti persyaratan) adalah aspek penilaian yang memperhatikan hasil alat yang diciptakan telah mengikuti syarat yang dicantumkan sehingga nantinya dapat menghasilkan alat yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Peneliti memiliki posisi penting agar pemanfaatan SDA dapat terkendali apalagi dengan perubahan iklim, sehingga peneliti sangat dibutuhkan terutama dalam bekerjasama dengan dunia luar.
Partisipasi perempuan khususnya dalam pengembangan penelitian di tanah air juga masih memprihatinkan karena jumlah perempuan peneliti di lembaga-lembaga penelitian dan perguruan tinggi sangat sedikit. Untuk itu, pemerintah dan organisasi kepemudaan perlu menumbuhkan minat dan kesempatan bagi kaum perempuan dalam mengembangkan riset.
Program Pembinaan Kelompok Pemuda Pelajar kiranya perlu digulirkan untuk mendukung pemuda dan pemudi (perempuan) peneliti mengawali peran-serta mereka sebagai pemuda pelopor dalam bidang pengembangan IPTEK. Jumlah perempuan peneliti di Indonesia yang aktif dalam bidang riset diperkirakan hanya sekitar 20 persen dari total peneliti yang ada. Untuk meningkatkan kesetaraan perempuan dalam dunia penelitian, perempuan harus mendapat kesempatan luas dalam berkarier ilmiah.
Penumbuhan wawasan iptek pemuda pelajar dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, pemanfaatan, penguasaan dan pengembangan iptek sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan kesempatan bereksperimen bersama yang menumbuhkan daya cipta, analisis, prakarsa dan kreasi bagi para pemuda. Upaya menumbuhkan wawasan iptek bagi pemuda perlu diawali dengan pengenalan makna penting dari iptek itu sendiri misalnya melalui kunjungan ke lembaga riset dan disertai pula dengan pelatihan kegiatan ilmiah.
Peningkatan peran-serta pemuda dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan dan memperluas dukungan lembaga ristek, meningkatkan partisipasi masyarakat serta mendorong dunia usaha dalam pembinaan/ pelatihan pemuda pecinta iptek. Pendalaman pengetahuan dan peningkatan keterampilan bagi pemuda yang baik dan benar dilaksanakan melalui kelompok-kelompok penelitian pemuda pelajar semacam Kelompok Penelitian Ilmiah Remaja (PIR). Dengan bertambahnya jumlah pemuda yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan tersebut, diharapkan secara merata, pemuda dan keluarganya mampu berpartisipasi dibidang IPTEK serta dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berkualitas.
Walaupun secara umum peran pemuda dalam pembangunan menunjukkan peningkatan, sejalan dengan makin tingginya derajat pendidikan pemuda, namun menghadapi era modernisasi yang permasalahannya akan makin berat dan kompleks, maka banyak tantangan yang akan kita hadapi. Tantangan yang paling utama adalah memperluas kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan serta peluang usaha. Di tahun-tahun yang akan datang, persoalan yang makin besar akan dihadapi dalam pengangguran pemuda terdidik. Pengangguran pemuda terdidik, selain dikhawatirkan dapat menjadi potensi bagi timbulnya berbagai masalah sosial baik di pedesaan maupun di perkotaan, juga merupakan penghamburan sumber daya yang tercurahkan bagi pendidikan mereka, baik sumber daya keluarga, masyarakat maupun negara. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan keterampilan teknis dibidang pengembangan IPTEK serta kewira-usahaan dikalangan pemuda perlu terus ditingkatkan. Melalui upaya tersebut, para pemuda diharapkan menjadi kader yang mandiri dan handal bagi pembangunan masa depan bangsa dan negara.[Gway]

Kamis, 07 Juli 2011

DIES NATALIS UNIVERSITAS TERBUKA KE 27 DAN SEMINAR NASIONAL DI CONVENTION CENTER UT PONDOK CABE

Universitas Terbuka menggelar kembali acara seminar nasional pada hari kamis tanggal 7 Juli 2011 yang lalu. Penyelenggaranya adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Seminar dengan tajuk : "Peran Negara dan Masyarakat Dalam Pembangunan Demokrasi dan Masyarakat Madani di Indonesia" tersebut mengetengahkan keynote speaker Menkopolhukam, Djoko Suyanto yang notabene adalah sarjana Fisip Alumni UT.
Acara dilaksanakan mulai jam 08.00 wib sampai 17.00 wib bertempat di Convention Center Kampus UT Pusat Pondok Cabe Tangerang Selatan Banten.
Kegiatan seminar dalam rangka Dies Natalis UT ke 27 ini dihadiri oleh segenap civitas akademik UT serta masyarakat umum dan undangan lainnya. Demikian sekilas info.[Gway]







Kamis, 23 Juni 2011

REUNI AKBAR UT - 3000 Peserta Ikuti Jalan Sehat




Seiring dengan terbitnya mentari dipagi Sabtu 18 Juni 2011 lalu, sebanyak kurang lebih tiga ribu orang yang didominasi oleh mahasiswa dan alumni Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang mengikuti jalan sehat dalam rangka reuni akbar yang dipusatkan di hotel Novotel Pangkalpinang. Reunian akbar tersebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi civitas akademik UT Pangkalpinang.
Hadir dalam kegiatan reuni akbar ini, Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKAUT), Perwakilan IKAUT seluruh Indonesia dan Pengurus IKAUT Bangka Belitung.
Ketua Umum IKAUT yang notabene adalah Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H. Eko Maulana Ali telah membuka dan melepas peserta Jalan Sehat.
Adapun rute jalan sehat dimulai dari hotel Novotel melewati sepanjang jalan Jenderal Sudirman sampai dengan titik nol (city centre) Pangkalpinang, yaitu Taman Merdeka. Selanjutnya dari titik nol balik melintas jalan Sudirman dan kembali ke Novotel.
“Kita sengaja mengambil jalur tersebut supaya masyarakat tahu bahwa Bangka Belitung tepatnya Pangkalpinang ini, memiliki kampus besar dengan alumni terbesar pula dengan harapan agar warga Bangka Belitung ikut merasa memiliki UT”, demikian Kepala UT UPBJJ Pangkalpinang, Maman Rumanta menjelaskan. Maman sendiri merasa bangga dan senang dengan perkumpulan akbar seluruh mahasiswa dan alumni dalam satu waktu dan tempat. Sehingga dengan kondisi dan situasi seperti inilah civitas akademik UT dapat saling bertukar pikiran antar satu sama lainnya.
“Kalau kita hitung secara kualitas, seluruh mahasiswa dan Alumni UT kini jumlahnya mencapai belasan ribu orang. Mereka telah tersebar ke seluruh penjuru Bangka Belitung dan merupakan aset yang sangat berharga dalam rangka membawa UT lebih maju dan lebih besar lagi guna menyongsong masa depan dengan beragam kompetisi dan kompetensi”, pungkas dosen itu.
Kegiatan UT kali ini, merupakan rangkaian dua kegiatan besar yang dilakukan UT selama satu pekan terakhir. Sebelumnya juga sudah berlangsung kegiatan pada tanggal 15 sampai dengan 17 Juni berupa UT Cup. Adapun cabang-cabang yang dipertandingkan di UT Cup tersebut berupa 5 cabang olah raga masing-masing bola kaki, bola volley, tenis meja, bulu tangkis dan catur. Sementara untuk seni berupa perlombaan karaoke. Semua cabang-cabang olah raga kita perlombakan di lingkungan UT dan 3000 peserta tersebut kesemuanya adalah mahasiswa UT yang ada di Bangka Belitung. Mulai dari pelosok Ponggok Bangka Selatan sampai dengan Belitung. Semuanya ikut ambil bagian pada perlombaan itu. Para pemenang perlombaan akan masuk ke Training Centre UT lalu dilatih lebih intensif guna mengikuti perlombaan Disporseni wilayah barat Sumatera yang akan berlangsung di Aceh. Kita sekarang menyeleksi mahasiswa UT yang berpotensi dan berbakat, kalau berhasil maka kita ikut perlombaan lagi di Aceh nantinya. UT sendiri di tahun 1999 pernah menjadi juara lima dalam Disporseni wilayah barat Sumatera di Palembang. Ditambahkan Maman bahwa, kegiatan ini juga sekaligus sebagai rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis UT yang ke XXVII tahun 2011 yang telah dibuka pada 10 Juni 2011 lalu bertempat di samping utara gedung UTCC Pondok Cabe Tangerang Banten.(Le2s)

Minggu, 19 Juni 2011

REUNI AKBAR ALUMNI UT 2011 DI BANGKA











Ikatan Alumni Universitas Terbuka - IKAUT, pada Sabtu 18 Juni 2011 menggelar acara Reuni Akbar 2011. Reuni akbar UT kali ini dihadiri sekitar 3000 alumni serta perwakilan Pengurus IKAUT dari beberapa wilayah di Indonesia.
Acara diawali dengan jalan santai, koordinasi kepengurusan IKAUT dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama bapak H. Eko Maulana Ali, Gubernur Provinsi Babel yang juga alumni UT.
Acara Reuni Akbar Alumni UT 2011 dihadiri pula oleh Bapak Maman Rumanta – selaku Kepala UPBJJ Pangkal Pinang dan Ibu Hj. Endang – selaku Humas UT Pusat Pondok Cabe.
Kegiatan berlangsung di Novotel Hall and Convention Centre Pangkalanbaru Bangka Tengah.
Bapak H. Leles Sudarmanto selaku Sekjen IKAUT Pusat beserta para Kepala Bidang IKAUT yang juga hadir nampak cukup puas dengan suksesnya acara tersebut.[Gway]

Rabu, 12 Januari 2011

SAMBAL NUSANTARA


Nusantara kita kaya dengan berbagai sumber pangan. Selain tomat, ... ternyata banyak lagi buah dan sayur2an yg bs digabung dg cabe menjadi sambal... misalnya : cung kdiro, terong, pete, jengkol, nanas, asem jawa, bacang/ pakel, blimbing wuluh, jeruk nipis, duren dll... masih ada lagi ngga ya ?


Komentar teman2 FB ....

Maruli Nafolion : Ada lagi yaitu sambal kedondong muda. Sambel buah Binjai atau Mangga Keweni atau Mangga Pelam.
Ada pula sambalingkung (bahan kelapa parut diberi daging ikan, cabe dan rempah-rempah lainnya) berasal dari OKU Palembang.

Hery Al-kusyairi : sambal tempoyak (dari hasil inkubasi duren) itu kesukaan ku kang. tapi kalau di Lampung ada ikan teri di busukin (fermentasi) terus di giling dengan rebung rebus yg sudah di kasih tomat, garam, cabe dan parutan kelapa, itu yang namanya sambel Bekasom/ Khibas….. rasanya hmm mak nyuuuuuuuuuus

Galihway Hadijaya ‎: ... ada lg yg lebih sedap bang Hery... namanya Sambal Seruit... hehehe

Etin Rohaetin : Nama sambal lainnya yaitu sambal bajak

Sri Marina : Ada pak...kami pernah tinggal 6 thn di Kalsel dan Kaltim...disana ada sambal yang pake gandaria, dan ada juga sambal yang pake bagian putih nangka, enak juga pak !
Resepnya sbb : Nangka (dibuang dulu kulit luarnya), direndem dg banyu garam beberapa hari lalu dicuci, peras, di suwir-suwir , beri gula pasir sedikit.terus digoreng sampe kuning (tp boleh jg tak digoreng).Ini dibuat tuk campuran sambel goreng.namanya Sambel MANDAI.

Jaka Solah : sambal panjokjokan, cabe + garam + terasi bakar (khas Oku Palembang) yg mantap

Faisal Java Dangdut : Masih ada boss.... sambel ikan teri pakai kacang (Sambel Kacang).

MARI BERPANTUN

Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum diungkapkan. Suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain. Pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat oleh sebab itu disukai dan digunakan hingga kini. Dengan berpantun seseorang akan berfikir dan bermain-main dengan kata... yuk kita berpantun untuk menjalin ikatan batin sesama alumni. 

Bila tak punya buah ketimun. 
Baiklah merujak mangga muda. 
Dari pada duduk melamun. 
Marilah kita berpantun ria 

Ayang-ayang buah kepayang 
Dimakan mabuk dibuang sayang 
Bila bepantun menjelang petang 
Semoga pikiran menjadi terang 

Anak perawan berlaku santun. 
Menjadi idaman para pemuda. 
Bila enggan membalas pantun. 
Komenlah saja apa adanya. 

Kentang dipanggang dalam situn, 
Dihidangkan panas diatas meja, 
Bila dikau tlah pandai berpantun, 
Ajaklah teman meramaikan pula 

Anak perawan disarang penyamun 
Sedang di-incar para pendekar 
Apalah sulitnya dalam berpantun 
Asal ceplos saja krn msh belajar 

Lamalah sudah tidak ke kebun. 
Tanaman habis dimakan rusa. 
Bukan adik tak bisa berpantun. 
Hanyalah karena belum biasa. 

Rasa tak sanggup mendaki bukit. 
Lebih baik naik dipunggung kuda. 
Belajar berpantun tidaklah sulit. 
Lebih sulit belajar naik sepeda. 

Hiburan menonton layar tancap. 
Pulang kerumah dipagi buta. 
Nyatakan cinta tak mesti diucap. 
Cukuplah dengan kerlingan mata. 

Jangan sering-sering merujak mangga 
Sekali-sekali makan lah pisang tembatu 
Gara-gara mengerling ke janda muda 
Pulang kerumah dihadiahi palang pintu 

Suara beduk dialun-alun 
Bawalah obor mulai berjaga 
Masuk fesbuk hampir 3 tahun 
Tp bang mandor blom laku juga 

Bang mandor pergi sejak pagi 
Hendak menghalau kereta api 
Sarapan dg semangkuk bakmi 
Ibunya senyum senang dihati 

Manis rasa si buah duku 
Banyak dijual di tengah kota 
Bang mandor bukan tak laku 
Kebanyakan syarat buat wanita 

Duku komering beli di Bogor 
Sepuluh ribu dapat sebokor 
Bang mandor tak mau tekor 
Inginkan calon yg blom kendor 

Bila suka di jalan terjal 
Pake kerudung bewarna merah 
Bila ingin cepat terjual 
Tawarkan dengan harga murah 

Jalan-jalan ke pasar anyar 
Beli es kopyor minum berdua 
Silahkan saja dinda menawar 
Bang mandor tentu menerima 

Naik bajay keliling kota 
Singgah dulu diwarung padang 
Walau bang mandor sudah menduda 
Tapi perawan banyak yg senang 

Makan rendang diwarung padang 
Terasa pedas sambal balado 
Walau perawan banyak yg senang 
Tapi bang mandor milih yg jando 

Minum es kopyor hanya berdua 
Duduk disawah sambil ketawa 
Kalau saja bang mandor suka 
Jandanya itu beranak lima 

Es kopyor manis diberi gula 
Dihidangkan dg roti mentega 
Bila si janda beranak lima 
Bang mandor jd garuk2 kepala 

Dodol garut berasa duren 
Dibungkus rapi seperti permen 
Dia cemberut dari kemaren 
Berharap kamu kembali komen 

Tempoyak dibuat dari buah duren 
Baju dia sobek dari kemaren 
Tahukah teman istilahnya “duren” 
Duren artinya adalah Duda Keren 

Ikan belanak berenang-renang 
Burung merpati membuat sarang 
Makan tak enak tidur tak tenang 
Teringat pada adinda seorang 

Ikan belanak berenang-renang 
Burung merpati terbang melayang 
Makan tak enak tidur tak tenang 
Karena makan sore terlalu kenyang 

Burung merpati nelor di kandang 
Gadis nan elok makai selendang 
Makan soremu terasa kenyang 
Modal fb-an sampai subuh datang 

Burung merpati nelor di kandang 
Gadis nan elok makai selendang 
Kalau memang siap menantang 
Ayo berpantun sampai besok petang 

Pergi memancing ikan seluang 
Umpannya blatung di daun pisang 
Kalau bepantun sampai besok siang 
Badan 'kan loyo dan sakit pinggang 

Berkurun lama pergi menjauh 
Wajah ku lihat di dalam mimpi, 
Kalau dah kasih sesama sungguh 
Kering lautan tetap ku nanti, 

Surat ku layang untuk berkata 
Penyampai hasrat kata di hati, 
Kalaulah sungguh kasih ke saya 
Jangan dibuang sampai ke mati.  

Burung merbah bewarna putih 
Bertengger diatas pohon duku 
Kalau sudah sama berkasih 
Cepatlah pula temui penghulu. 

Hujan lebat di kampung hulu 
Basah kuyup gadis berkebaya 
Maksud hati ke rumah penghulu 
Penghulunya pergi ke Surabaya 

Beli rotan di potong lima 
Untuk memagar mawar nan biru 
Menyemat janji penuh setia 
Di depan penghulu mereka bertemu 

Hujan lebat di kampung hulu 
Hingga banjir ke Muare-dua 
Hati sedih nunggu penghulu 
Tibanya nanti dibulan dua 

Semangka non biji ada dipasar 
Warnanya merah begitu segar 
Aku ucapkan halo apa kabar ? 
Dia diam seolah tak dengar. 

Dari Bandung ke Majalengka 
Naik saja bis Po. Merdeka 
Kalau dinda pengen semangka 
Datang saja ke Sekretariat kita 

Jalan-jalan ke talang semut 
Bawalah bambu dengan grobak 
Jika pikiranmu sedang kusut 
Cobalah dulu makan martabak 

Jemput nenek di Stasiun Senen 
Bawa karung berisi duren 
Bila ada yg salah kemaren 
Maafkanlah aku wahai my friend. 

Pergi mancing ikan seluang 
Umpannya blatung daun pisang 
Kalau adik balas pantun abang 
Bang galih tentu bertambah sayang 

Ikan seluang ramai berenang 
Mencari makan disore hari 
Hati adik tentulah senang 
Ada bang galih yg pandai berperi 

Ikan seluang dapat serantang 
Beroleh mancing di batang ari 
Adik gembira CekFendi pun senang 
Menyambut maghrib sebentar lagi 

Duduk mancing tak bersuara 
Sambil meneguk air kelapa 
Hati senang sambil ketawa 
Banyak dulur suka menyapa 

Minum dogan si kelapa muda 
Diteguk siang kantukpun datang 
Kak galih tak segan nyapa yg muda 
Bepantun senang tak ingat utang 

Rasa asam buah mengkudu 
Untuk bahan pembuat jamu 
Semakin lama hatiku rindu 
Bilakah kita dapat bertemu 

Buah mengkudu di buat jamu 
Batang jati di buat kursi 
Kalau rindu ingin bertemu 
Cobalah komen di grup ini 

Bau masak buah mengkudu 
Dicampur gula serta es batu 
Bila saatnya bermalam minggu 
Si abang ngga’ mau diganggu 

Terdengar nyanyian mendayu-dayu 
Diiring irama gambus melayu 
Janganlah marah wahai mbak yu 
Kang mas tersayang tetap milikmu 

Paling enak sambal terasi 
Sama enaknya rasa kuwaci 
Besok kita pergi ke Bekasi 
Nantikan aku di Karawaci 

Kutaruh kuwaci didalam laci 
Buat sangu apel ke Bekasi 
Nanti kutunggu di Karawaci 
’Kan kusiapkan sebuah taksi 

Berpacaran sambil makan kuwaci 
Jalan terjalpun akan kudaki 
Sebelum diriku tiba di Karawaci 
Janganlah engkau mendahului 

Naik pesawat dari talang betutu 
Sampai di Suta setengah satu 
Tentu kutunggu tepat waktu 
Tapi bawakanlah aku cerutu 

Kalau tuan pergi ke kota 
Naiklah delman ataupun ojek 
Kalau nanti tuan ke jakarta 
Jangan lupa bawa mpek-mpek 

Kuda hebat ada di sumbawa 
Indramayu penghasil mangga 
Bukan hanya pempek yg kubawa 
Tekwan dan model ikut serta

Hendak kupetik si asam kandis 
Tak ada kawan, manjat sendiri 
Pantun disusun buat sang gadis 
Supaya bisa menjaga diri 

Duduk bersila para bangsawan 
Kopiah tapis, berlipat tajung 
Disapa abang tampan rupawan 
Adik manis langsung tersanjung 

Satu purnama kasih terajut 
Si abang belum tampak belangnya 
Tak perlu sembah tak perlu sujud 
Si gadis sudah lengket hatinya 

Riuh rendah budak tertawa 
Beradu gasing ditengah laman 
Kemana mana slalu berdua 
Bagaikan benang dengan sulaman  

Pisang batu si-pisang kelat 
Makanan monyet ditengah hutan 
Hati sang gadis sudah terpikat 
Rasa nak mati ditangan tuan 

Harum semerbak wangi kenanga 
Taruh sekuntum didalam kamar 
Hati sang gadis berbunga-bunga 
Si abang tampan datang melamar 

Angkat gelas Raja bersulang 
Minum anggur berwarna merah 
Pengantin senang bukan kepalang 
Hajat sepekan meriah sudah 

Kayuh sampan hingga kehulu 
Hendak menuju ke Indragiri 
Sembilan pekan letih menunggu 
Tahunya abang sudah ber-istri 

Tebang buluh di pulau panggung 
Buluh ulung sudahlah tua 
Minta cerai kepalang tanggung 
Si gadis sudah berbadan dua 

Rebana - gendang, indah dipukul 
Tari sembah lalu tampilkan 
Alangkah berat beban di pikul 
Sudahlah nasib dikandung badan 

Aduhai kasihan si gadis manis 
Dulu dipuja, kini di hina 
Siang malam hati menangis 
Sesali badan tiada berguna 

Dari medan menuju jawa 
Singgah sejenak di raja basa 
Pesan untuk adik semua 
Jaga diri, sebelum binasa 

Si mata empat mencabut pedang 
Karna serunting nantang berlaga 
Harta dan rupa boleh dipandang 
Akhlak dan budi, teliti juga 

Sungguhlah nikmat labu perigi 
Di campur gula santan kelapa 
Kemana badan dibawa pergi 
Nasihat bunda, jangan dilupa 

Basahlah badan karena peluh 
Sapu tangan, tolong ambilkan 
Tersusun rapi jari sepuluh 
Ada salah mohon maafkan.