Kamis, 23 Juni 2011

REUNI AKBAR UT - 3000 Peserta Ikuti Jalan Sehat




Seiring dengan terbitnya mentari dipagi Sabtu 18 Juni 2011 lalu, sebanyak kurang lebih tiga ribu orang yang didominasi oleh mahasiswa dan alumni Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang mengikuti jalan sehat dalam rangka reuni akbar yang dipusatkan di hotel Novotel Pangkalpinang. Reunian akbar tersebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi civitas akademik UT Pangkalpinang.
Hadir dalam kegiatan reuni akbar ini, Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKAUT), Perwakilan IKAUT seluruh Indonesia dan Pengurus IKAUT Bangka Belitung.
Ketua Umum IKAUT yang notabene adalah Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H. Eko Maulana Ali telah membuka dan melepas peserta Jalan Sehat.
Adapun rute jalan sehat dimulai dari hotel Novotel melewati sepanjang jalan Jenderal Sudirman sampai dengan titik nol (city centre) Pangkalpinang, yaitu Taman Merdeka. Selanjutnya dari titik nol balik melintas jalan Sudirman dan kembali ke Novotel.
“Kita sengaja mengambil jalur tersebut supaya masyarakat tahu bahwa Bangka Belitung tepatnya Pangkalpinang ini, memiliki kampus besar dengan alumni terbesar pula dengan harapan agar warga Bangka Belitung ikut merasa memiliki UT”, demikian Kepala UT UPBJJ Pangkalpinang, Maman Rumanta menjelaskan. Maman sendiri merasa bangga dan senang dengan perkumpulan akbar seluruh mahasiswa dan alumni dalam satu waktu dan tempat. Sehingga dengan kondisi dan situasi seperti inilah civitas akademik UT dapat saling bertukar pikiran antar satu sama lainnya.
“Kalau kita hitung secara kualitas, seluruh mahasiswa dan Alumni UT kini jumlahnya mencapai belasan ribu orang. Mereka telah tersebar ke seluruh penjuru Bangka Belitung dan merupakan aset yang sangat berharga dalam rangka membawa UT lebih maju dan lebih besar lagi guna menyongsong masa depan dengan beragam kompetisi dan kompetensi”, pungkas dosen itu.
Kegiatan UT kali ini, merupakan rangkaian dua kegiatan besar yang dilakukan UT selama satu pekan terakhir. Sebelumnya juga sudah berlangsung kegiatan pada tanggal 15 sampai dengan 17 Juni berupa UT Cup. Adapun cabang-cabang yang dipertandingkan di UT Cup tersebut berupa 5 cabang olah raga masing-masing bola kaki, bola volley, tenis meja, bulu tangkis dan catur. Sementara untuk seni berupa perlombaan karaoke. Semua cabang-cabang olah raga kita perlombakan di lingkungan UT dan 3000 peserta tersebut kesemuanya adalah mahasiswa UT yang ada di Bangka Belitung. Mulai dari pelosok Ponggok Bangka Selatan sampai dengan Belitung. Semuanya ikut ambil bagian pada perlombaan itu. Para pemenang perlombaan akan masuk ke Training Centre UT lalu dilatih lebih intensif guna mengikuti perlombaan Disporseni wilayah barat Sumatera yang akan berlangsung di Aceh. Kita sekarang menyeleksi mahasiswa UT yang berpotensi dan berbakat, kalau berhasil maka kita ikut perlombaan lagi di Aceh nantinya. UT sendiri di tahun 1999 pernah menjadi juara lima dalam Disporseni wilayah barat Sumatera di Palembang. Ditambahkan Maman bahwa, kegiatan ini juga sekaligus sebagai rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis UT yang ke XXVII tahun 2011 yang telah dibuka pada 10 Juni 2011 lalu bertempat di samping utara gedung UTCC Pondok Cabe Tangerang Banten.(Le2s)

Minggu, 19 Juni 2011

REUNI AKBAR ALUMNI UT 2011 DI BANGKA











Ikatan Alumni Universitas Terbuka - IKAUT, pada Sabtu 18 Juni 2011 menggelar acara Reuni Akbar 2011. Reuni akbar UT kali ini dihadiri sekitar 3000 alumni serta perwakilan Pengurus IKAUT dari beberapa wilayah di Indonesia.
Acara diawali dengan jalan santai, koordinasi kepengurusan IKAUT dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama bapak H. Eko Maulana Ali, Gubernur Provinsi Babel yang juga alumni UT.
Acara Reuni Akbar Alumni UT 2011 dihadiri pula oleh Bapak Maman Rumanta – selaku Kepala UPBJJ Pangkal Pinang dan Ibu Hj. Endang – selaku Humas UT Pusat Pondok Cabe.
Kegiatan berlangsung di Novotel Hall and Convention Centre Pangkalanbaru Bangka Tengah.
Bapak H. Leles Sudarmanto selaku Sekjen IKAUT Pusat beserta para Kepala Bidang IKAUT yang juga hadir nampak cukup puas dengan suksesnya acara tersebut.[Gway]

Rabu, 12 Januari 2011

SAMBAL NUSANTARA


Nusantara kita kaya dengan berbagai sumber pangan. Selain tomat, ... ternyata banyak lagi buah dan sayur2an yg bs digabung dg cabe menjadi sambal... misalnya : cung kdiro, terong, pete, jengkol, nanas, asem jawa, bacang/ pakel, blimbing wuluh, jeruk nipis, duren dll... masih ada lagi ngga ya ?


Komentar teman2 FB ....

Maruli Nafolion : Ada lagi yaitu sambal kedondong muda. Sambel buah Binjai atau Mangga Keweni atau Mangga Pelam.
Ada pula sambalingkung (bahan kelapa parut diberi daging ikan, cabe dan rempah-rempah lainnya) berasal dari OKU Palembang.

Hery Al-kusyairi : sambal tempoyak (dari hasil inkubasi duren) itu kesukaan ku kang. tapi kalau di Lampung ada ikan teri di busukin (fermentasi) terus di giling dengan rebung rebus yg sudah di kasih tomat, garam, cabe dan parutan kelapa, itu yang namanya sambel Bekasom/ Khibas….. rasanya hmm mak nyuuuuuuuuuus

Galihway Hadijaya ‎: ... ada lg yg lebih sedap bang Hery... namanya Sambal Seruit... hehehe

Etin Rohaetin : Nama sambal lainnya yaitu sambal bajak

Sri Marina : Ada pak...kami pernah tinggal 6 thn di Kalsel dan Kaltim...disana ada sambal yang pake gandaria, dan ada juga sambal yang pake bagian putih nangka, enak juga pak !
Resepnya sbb : Nangka (dibuang dulu kulit luarnya), direndem dg banyu garam beberapa hari lalu dicuci, peras, di suwir-suwir , beri gula pasir sedikit.terus digoreng sampe kuning (tp boleh jg tak digoreng).Ini dibuat tuk campuran sambel goreng.namanya Sambel MANDAI.

Jaka Solah : sambal panjokjokan, cabe + garam + terasi bakar (khas Oku Palembang) yg mantap

Faisal Java Dangdut : Masih ada boss.... sambel ikan teri pakai kacang (Sambel Kacang).

MARI BERPANTUN

Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum diungkapkan. Suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain. Pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat oleh sebab itu disukai dan digunakan hingga kini. Dengan berpantun seseorang akan berfikir dan bermain-main dengan kata... yuk kita berpantun untuk menjalin ikatan batin sesama alumni. 

Bila tak punya buah ketimun. 
Baiklah merujak mangga muda. 
Dari pada duduk melamun. 
Marilah kita berpantun ria 

Ayang-ayang buah kepayang 
Dimakan mabuk dibuang sayang 
Bila bepantun menjelang petang 
Semoga pikiran menjadi terang 

Anak perawan berlaku santun. 
Menjadi idaman para pemuda. 
Bila enggan membalas pantun. 
Komenlah saja apa adanya. 

Kentang dipanggang dalam situn, 
Dihidangkan panas diatas meja, 
Bila dikau tlah pandai berpantun, 
Ajaklah teman meramaikan pula 

Anak perawan disarang penyamun 
Sedang di-incar para pendekar 
Apalah sulitnya dalam berpantun 
Asal ceplos saja krn msh belajar 

Lamalah sudah tidak ke kebun. 
Tanaman habis dimakan rusa. 
Bukan adik tak bisa berpantun. 
Hanyalah karena belum biasa. 

Rasa tak sanggup mendaki bukit. 
Lebih baik naik dipunggung kuda. 
Belajar berpantun tidaklah sulit. 
Lebih sulit belajar naik sepeda. 

Hiburan menonton layar tancap. 
Pulang kerumah dipagi buta. 
Nyatakan cinta tak mesti diucap. 
Cukuplah dengan kerlingan mata. 

Jangan sering-sering merujak mangga 
Sekali-sekali makan lah pisang tembatu 
Gara-gara mengerling ke janda muda 
Pulang kerumah dihadiahi palang pintu 

Suara beduk dialun-alun 
Bawalah obor mulai berjaga 
Masuk fesbuk hampir 3 tahun 
Tp bang mandor blom laku juga 

Bang mandor pergi sejak pagi 
Hendak menghalau kereta api 
Sarapan dg semangkuk bakmi 
Ibunya senyum senang dihati 

Manis rasa si buah duku 
Banyak dijual di tengah kota 
Bang mandor bukan tak laku 
Kebanyakan syarat buat wanita 

Duku komering beli di Bogor 
Sepuluh ribu dapat sebokor 
Bang mandor tak mau tekor 
Inginkan calon yg blom kendor 

Bila suka di jalan terjal 
Pake kerudung bewarna merah 
Bila ingin cepat terjual 
Tawarkan dengan harga murah 

Jalan-jalan ke pasar anyar 
Beli es kopyor minum berdua 
Silahkan saja dinda menawar 
Bang mandor tentu menerima 

Naik bajay keliling kota 
Singgah dulu diwarung padang 
Walau bang mandor sudah menduda 
Tapi perawan banyak yg senang 

Makan rendang diwarung padang 
Terasa pedas sambal balado 
Walau perawan banyak yg senang 
Tapi bang mandor milih yg jando 

Minum es kopyor hanya berdua 
Duduk disawah sambil ketawa 
Kalau saja bang mandor suka 
Jandanya itu beranak lima 

Es kopyor manis diberi gula 
Dihidangkan dg roti mentega 
Bila si janda beranak lima 
Bang mandor jd garuk2 kepala 

Dodol garut berasa duren 
Dibungkus rapi seperti permen 
Dia cemberut dari kemaren 
Berharap kamu kembali komen 

Tempoyak dibuat dari buah duren 
Baju dia sobek dari kemaren 
Tahukah teman istilahnya “duren” 
Duren artinya adalah Duda Keren 

Ikan belanak berenang-renang 
Burung merpati membuat sarang 
Makan tak enak tidur tak tenang 
Teringat pada adinda seorang 

Ikan belanak berenang-renang 
Burung merpati terbang melayang 
Makan tak enak tidur tak tenang 
Karena makan sore terlalu kenyang 

Burung merpati nelor di kandang 
Gadis nan elok makai selendang 
Makan soremu terasa kenyang 
Modal fb-an sampai subuh datang 

Burung merpati nelor di kandang 
Gadis nan elok makai selendang 
Kalau memang siap menantang 
Ayo berpantun sampai besok petang 

Pergi memancing ikan seluang 
Umpannya blatung di daun pisang 
Kalau bepantun sampai besok siang 
Badan 'kan loyo dan sakit pinggang 

Berkurun lama pergi menjauh 
Wajah ku lihat di dalam mimpi, 
Kalau dah kasih sesama sungguh 
Kering lautan tetap ku nanti, 

Surat ku layang untuk berkata 
Penyampai hasrat kata di hati, 
Kalaulah sungguh kasih ke saya 
Jangan dibuang sampai ke mati.  

Burung merbah bewarna putih 
Bertengger diatas pohon duku 
Kalau sudah sama berkasih 
Cepatlah pula temui penghulu. 

Hujan lebat di kampung hulu 
Basah kuyup gadis berkebaya 
Maksud hati ke rumah penghulu 
Penghulunya pergi ke Surabaya 

Beli rotan di potong lima 
Untuk memagar mawar nan biru 
Menyemat janji penuh setia 
Di depan penghulu mereka bertemu 

Hujan lebat di kampung hulu 
Hingga banjir ke Muare-dua 
Hati sedih nunggu penghulu 
Tibanya nanti dibulan dua 

Semangka non biji ada dipasar 
Warnanya merah begitu segar 
Aku ucapkan halo apa kabar ? 
Dia diam seolah tak dengar. 

Dari Bandung ke Majalengka 
Naik saja bis Po. Merdeka 
Kalau dinda pengen semangka 
Datang saja ke Sekretariat kita 

Jalan-jalan ke talang semut 
Bawalah bambu dengan grobak 
Jika pikiranmu sedang kusut 
Cobalah dulu makan martabak 

Jemput nenek di Stasiun Senen 
Bawa karung berisi duren 
Bila ada yg salah kemaren 
Maafkanlah aku wahai my friend. 

Pergi mancing ikan seluang 
Umpannya blatung daun pisang 
Kalau adik balas pantun abang 
Bang galih tentu bertambah sayang 

Ikan seluang ramai berenang 
Mencari makan disore hari 
Hati adik tentulah senang 
Ada bang galih yg pandai berperi 

Ikan seluang dapat serantang 
Beroleh mancing di batang ari 
Adik gembira CekFendi pun senang 
Menyambut maghrib sebentar lagi 

Duduk mancing tak bersuara 
Sambil meneguk air kelapa 
Hati senang sambil ketawa 
Banyak dulur suka menyapa 

Minum dogan si kelapa muda 
Diteguk siang kantukpun datang 
Kak galih tak segan nyapa yg muda 
Bepantun senang tak ingat utang 

Rasa asam buah mengkudu 
Untuk bahan pembuat jamu 
Semakin lama hatiku rindu 
Bilakah kita dapat bertemu 

Buah mengkudu di buat jamu 
Batang jati di buat kursi 
Kalau rindu ingin bertemu 
Cobalah komen di grup ini 

Bau masak buah mengkudu 
Dicampur gula serta es batu 
Bila saatnya bermalam minggu 
Si abang ngga’ mau diganggu 

Terdengar nyanyian mendayu-dayu 
Diiring irama gambus melayu 
Janganlah marah wahai mbak yu 
Kang mas tersayang tetap milikmu 

Paling enak sambal terasi 
Sama enaknya rasa kuwaci 
Besok kita pergi ke Bekasi 
Nantikan aku di Karawaci 

Kutaruh kuwaci didalam laci 
Buat sangu apel ke Bekasi 
Nanti kutunggu di Karawaci 
’Kan kusiapkan sebuah taksi 

Berpacaran sambil makan kuwaci 
Jalan terjalpun akan kudaki 
Sebelum diriku tiba di Karawaci 
Janganlah engkau mendahului 

Naik pesawat dari talang betutu 
Sampai di Suta setengah satu 
Tentu kutunggu tepat waktu 
Tapi bawakanlah aku cerutu 

Kalau tuan pergi ke kota 
Naiklah delman ataupun ojek 
Kalau nanti tuan ke jakarta 
Jangan lupa bawa mpek-mpek 

Kuda hebat ada di sumbawa 
Indramayu penghasil mangga 
Bukan hanya pempek yg kubawa 
Tekwan dan model ikut serta

Hendak kupetik si asam kandis 
Tak ada kawan, manjat sendiri 
Pantun disusun buat sang gadis 
Supaya bisa menjaga diri 

Duduk bersila para bangsawan 
Kopiah tapis, berlipat tajung 
Disapa abang tampan rupawan 
Adik manis langsung tersanjung 

Satu purnama kasih terajut 
Si abang belum tampak belangnya 
Tak perlu sembah tak perlu sujud 
Si gadis sudah lengket hatinya 

Riuh rendah budak tertawa 
Beradu gasing ditengah laman 
Kemana mana slalu berdua 
Bagaikan benang dengan sulaman  

Pisang batu si-pisang kelat 
Makanan monyet ditengah hutan 
Hati sang gadis sudah terpikat 
Rasa nak mati ditangan tuan 

Harum semerbak wangi kenanga 
Taruh sekuntum didalam kamar 
Hati sang gadis berbunga-bunga 
Si abang tampan datang melamar 

Angkat gelas Raja bersulang 
Minum anggur berwarna merah 
Pengantin senang bukan kepalang 
Hajat sepekan meriah sudah 

Kayuh sampan hingga kehulu 
Hendak menuju ke Indragiri 
Sembilan pekan letih menunggu 
Tahunya abang sudah ber-istri 

Tebang buluh di pulau panggung 
Buluh ulung sudahlah tua 
Minta cerai kepalang tanggung 
Si gadis sudah berbadan dua 

Rebana - gendang, indah dipukul 
Tari sembah lalu tampilkan 
Alangkah berat beban di pikul 
Sudahlah nasib dikandung badan 

Aduhai kasihan si gadis manis 
Dulu dipuja, kini di hina 
Siang malam hati menangis 
Sesali badan tiada berguna 

Dari medan menuju jawa 
Singgah sejenak di raja basa 
Pesan untuk adik semua 
Jaga diri, sebelum binasa 

Si mata empat mencabut pedang 
Karna serunting nantang berlaga 
Harta dan rupa boleh dipandang 
Akhlak dan budi, teliti juga 

Sungguhlah nikmat labu perigi 
Di campur gula santan kelapa 
Kemana badan dibawa pergi 
Nasihat bunda, jangan dilupa 

Basahlah badan karena peluh 
Sapu tangan, tolong ambilkan 
Tersusun rapi jari sepuluh 
Ada salah mohon maafkan.

Senin, 25 Oktober 2010

HARI BAHAGIA SABTU 23 OKTOBER 2010





Hari bahagia itu demikian dirasakan saat mengikuti prosesi Wisuda Program Magister Pendidikan MIPA pada hari Sabtu 23 Oktober 2010 lalu. Sudah barang tentu hal ini berkat dukungan semangat serta do'a dari rekan-rekan semua dan untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih.
Salam untuk rekanku semua.
Kasub Bid. IT IKAUT,
[Hadijaya, BSc, SPd, MPd.]

Sabtu, 21 Agustus 2010

Video Nostalgia - Wisudawan Universitas Terbuka




Perjalanan panjang mengenyam pendidikan di Universitas Terbuka berakhir dipenghujung Mei 2008. Wisuda telah dilaksanakan oleh sang Rektor saat itu bapak Prof. Dr. M. Atwi Suparman MSc.
Pada 26 Mei 2008 sekitar 2500 guru yang notabene adalah mahasiswa utusan dari sejumlah Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh dari seluruh Indonesia berkumpul di Kampus UT Pusat Pondok Cabe Tangerang Selatan Banten untuk mengikuti prosesi wisuda D3 dan S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka.
Sebuah kenangan indah yang sulit dilupakan mungkin hal demikian juga dirasakan rekan alumni UT dimanapun saat ini anda berada. Selamat menyaksikan tayangan video ini.

Minggu, 15 Agustus 2010

SELAMAT BERTUGAS .... REKAN ALUMNI UT

Pengurus IKAUT mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada :
1. Bpk. H. Supian Hadi, S.Ikom (alumni Ilmu Pemerintahan UT) terpilih sebagai Bupati Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur, 5 juni 2010.
2. Bpk. H. Sugianto Sabran (mhs semester III Ilmu Pemerintahan UT) terpilih sebagai Bupati pada Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat, 5 juni 2010.
Semoga Sukses & Amanah.


Sumber : http://student.ut.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=180196

====== informasi Sabtu, 14 November 2009 yang lalu =======

Kami, mewakili para Alumni UT mengucapkan :
Selamat bertugas kepada Alumni UT yang mendapat amanat untuk duduk di Kabinet Indonesia Bersatu II, antara lain :
1. Bpk. Joko Suyanto, S.Ip (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1996): sebagai Menko PolHukam
2. Bpk. E.E Mangindaan, S.Ip (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1995): sebagai Meneg P.A.N dan Reformasi Birokrasi
3. Ibu Linda Amalia Sari, S.Ip (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1995): sebagai Meneg Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak

Semoga pengabdian Bapak dan Ibu dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, sejahtera dan aman sentosa. Amin.